PADANG, ALINIANEWS.COM – Pemerintah Kota Padang kembali mencatatkan prestasi di bidang tata kelola pemerintahan. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tahun 2025, Kota Padang berhasil meraih nilai Indeks Reformasi Birokrasi (RB) tertinggi di Sumatera Barat dengan skor 87,31.
Capaian tersebut tertuang dalam Surat Kemenpan RB Nomor B/194/RB 06/2026 tentang Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025. Nilai yang diraih Kota Padang juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 85,92.
Keberhasilan ini semakin mengukuhkan posisi Kota Padang sebagai daerah dengan performa reformasi birokrasi terbaik di Sumatera Barat.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Dengan semangat kebersamaan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah atas dukungan penuh dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, adaptif, dan melayani,” ujar Fadly Amran, Selasa (9/6/2026).
Lima Indikator Unggulan Lampaui Standar Nasional
Tingginya nilai Reformasi Birokrasi Kota Padang tidak terlepas dari capaian sejumlah indikator utama yang melampaui target nasional secara signifikan.
Pada indikator kualitas kebijakan, Kota Padang meraih nilai 91,00, jauh di atas target nasional yang ditetapkan sebesar 65,00.
Sementara itu, indeks reformasi hukum mencatat nilai sempurna, yakni 100, melampaui target nasional sebesar 70,00.
Di bidang manajemen ASN, indeks sistem merit mencapai angka 270, lebih tinggi dibanding target nasional yang berada pada angka 250.
Tidak hanya itu, sektor digitalisasi arsip juga menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan nilai 93,00 dari target nasional sebesar 60,00.
Sedangkan standar pelayanan publik berhasil mencatatkan nilai 93,67 atau jauh melampaui target nasional sebesar 78,00.
Deretan capaian tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program reformasi birokrasi yang dijalankan Pemko Padang berjalan efektif dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas tata kelola pemerintahan.
Tren Meningkat dalam Lima Tahun Terakhir
Jika melihat perjalanan reformasi birokrasi Kota Padang dalam lima tahun terakhir, grafik pencapaiannya menunjukkan tren yang terus meningkat.
Pada tahun 2021, nilai Indeks Reformasi Birokrasi Kota Padang berada di angka 70,86. Setahun kemudian meningkat menjadi 75,10.
Meski sempat turun tipis menjadi 73,60 pada tahun 2023, capaian tersebut melonjak tajam menjadi 85,92 pada 2024 dan kembali meningkat menjadi 87,31 pada evaluasi tahun 2025.
Peningkatan konsisten tersebut menunjukkan adanya perbaikan berkelanjutan dalam sistem pemerintahan, pelayanan publik, serta tata kelola organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Padang.
Wali Kota Ingatkan ASN Jangan Cepat Puas
Meski berhasil meraih posisi teratas di Sumatera Barat, Fadly Amran mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tidak terlena dengan capaian tersebut.
Menurutnya, penghargaan dan penilaian yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kita berharap seluruh ASN terus bekerja keras dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik demi memberikan pelayanan yang prima dan berdampak langsung bagi seluruh masyarakat Kota Padang,” tegasnya.
Fadly menilai reformasi birokrasi bukan sekadar mengejar nilai evaluasi, tetapi bagaimana menghadirkan pemerintahan yang responsif, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
Dengan capaian terbaru ini, Kota Padang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja reformasi birokrasi terbaik di tingkat regional. (*/Rel)




