PADANG, ALINIANEWS.COM — Di tengah upaya pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di berbagai daerah di Sumatera Barat dan kebijakan efisiensi anggaran yang terus didorong pemerintah pusat, sejumlah usulan belanja di lingkungan DPRD Sumbar dalam APBD 2026 menjadi perhatian publik.
Berbagai pos anggaran yang diajukan melalui Sekretariat DPRD Sumbar mencakup kebutuhan operasional, konsumsi, pengadaan barang hingga renovasi gedung dengan nilai mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah alokasi dana sebesar Rp185 juta untuk jasa event organizer (EO) kegiatan open house di rumah dinas Ketua DPRD Sumbar, Muhidi. Anggaran tersebut tercantum dalam rencana kegiatan Sekretariat DPRD Sumbar tahun 2026.

Selain itu, Sekretariat DPRD juga mengusulkan anggaran Rp146 juta untuk kegiatan buka puasa bersama Ramadan 1447 Hijriah. Dana tersebut direncanakan untuk kebutuhan konsumsi berupa nasi prasmanan VIP, minuman dan buah-buahan.
Tak hanya kegiatan seremonial, rumah dinas Ketua DPRD juga mendapatkan alokasi pakan natura atau kebutuhan bahan pokok rumah tangga sebesar Rp360 juta dalam setahun.
Sementara untuk kebutuhan operasional di lingkungan DPRD, dianggarkan lagi pakan natura senilai Rp385 juta. Anggaran ini mencakup pengadaan teh, kopi, gula, air mineral, minuman kemasan hingga isi ulang tabung gas selama satu tahun.
Konsumsi Rapat dan Jamuan Tamu Tembus Miliaran Rupiah
Belanja konsumsi menjadi salah satu pos terbesar dalam usulan anggaran tersebut.
Untuk konsumsi rapat rutin, Sekretariat DPRD Sumbar mengalokasikan dana sebesar Rp613 juta. Khusus rapat paripurna, disiapkan anggaran tersendiri mencapai Rp805 juta.
Sementara untuk kebutuhan makanan dan minuman jamuan tamu, anggaran yang diusulkan mencapai Rp1,4 miliar.
Di sisi lain, kebutuhan pakaian dinas pimpinan dan anggota DPRD juga memperoleh porsi anggaran cukup besar, yakni Rp1,19 miliar.
Dana tersebut diperuntukkan bagi pengadaan pakaian dinas harian, pakaian sipil harian, pakaian sipil resmi hingga pakaian sipil lengkap bagi 65 anggota DPRD Sumbar.
Tak berhenti di situ, DPRD Sumbar juga menganggarkan tambahan Rp250 juta untuk pengadaan 65 stel pakaian adat anggota dewan.
Mic Hampir Rp1 Miliar hingga Pengharum Ruangan Rp189 Juta
Dalam daftar pengadaan barang tahun 2026, DPRD Sumbar juga mengusulkan pembelian perangkat mic conference dengan total nilai Rp945 juta.
Pengadaan itu meliputi battery charger, rechargeable lithium-ion battery, tescom serta instalasi perangkat pendukung.
Selain perangkat rapat, terdapat pula usulan pengadaan AC Split Duct untuk lantai enam gedung DPRD Sumbar dengan nilai Rp360 juta.
Untuk kebutuhan interior, dianggarkan Rp314 juta untuk pembelian gorden dan Rp189 juta untuk pengharum ruangan.
Bahkan, pengadaan alat kebersihan dan racun serangga juga masuk dalam daftar belanja dengan nilai mencapai Rp80 juta.
Sejumlah pekerjaan rehabilitasi dan renovasi gedung turut diusulkan pada tahun depan. Di antaranya rehabilitasi interior dapur dan ruang konsumsi senilai Rp419 juta, rehabilitasi ruang PPID Rp407 juta, pengecatan pagar luar gedung DPRD Rp150 juta, serta pengecatan atap dan gonjong gedung utama DPRD sebesar Rp303 juta.
Rangkaian usulan anggaran tersebut kini menjadi sorotan karena muncul di tengah kondisi sejumlah daerah di Sumbar yang masih membutuhkan dukungan percepatan pemulihan pascabencana serta tuntutan efisiensi penggunaan anggaran daerah.
(*/Rel)



