148 Huntap Segera Dibangun, Bupati Eka Putra Jemput Bola ke BNPB demi Korban Bencana Tanahdatar

TANAH DATAR, ALINIANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Tanahdatar terus mempercepat proses pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di daerah itu. Salah satu langkah konkret dilakukan Bupati Eka Putra dengan mendatangi kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta untuk melakukan koordinasi intensif terkait percepatan pembangunan hunian tetap (Huntap), Rabu (6/5/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara dan segera mendapatkan tempat tinggal yang layak serta aman.

Dalam pertemuan itu, pembahasan difokuskan pada percepatan pembangunan Huntap melalui dua skema, yakni Huntap terpadu dan Huntap mandiri, sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana yang berkelanjutan.

Iklan

“Pertemuan ini membahas langkah strategis percepatan pembangunan huntap terpadu dan mandiri sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Eka Putra.

Bupati menegaskan, kebutuhan tempat tinggal bagi warga terdampak menjadi prioritas utama pemerintah daerah saat ini. Karena itu, Pemkab Tanahdatar berkomitmen mengawal seluruh proses pembangunan hingga masyarakat benar-benar memperoleh hunian yang aman dan representatif.

Dalam koordinasi bersama BNPB, pemerintah daerah juga membahas sinkronisasi data teknis serta kesiapan lahan pembangunan agar proses administrasi dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat tidak mengalami hambatan.

Eka Putra menjelaskan, seluruh dokumen pendukung pembangunan Huntap mandiri telah dihimpun dan diserahkan kepada BNPB. Bahkan, sebagian masyarakat terdampak telah menyiapkan lahan secara mandiri guna mempercepat pembangunan rumah mereka.

BACA JUGA  20 CHEF SPPG Sumbar–Jambi Ikuti Sertifikasi BNSP, Perkuat Standar Layanan Gizi MBG

“Terkait huntap mandiri, seluruh data yang telah dihimpun sudah kami sampaikan ke BNPB. Bahkan, lahan untuk pembangunannya juga telah dipersiapkan sendiri oleh masyarakat yang terdampak langsung,” jelasnya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, tercatat sebanyak 148 unit rumah terdampak di empat kecamatan, yakni Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh, Rambatan, dan X Koto.

Dari total tersebut, sebanyak 88 unit direncanakan dibangun melalui skema Huntap mandiri, sementara 56 unit lainnya akan direalisasikan melalui skema Huntap terpadu.

Eka Putra berharap BNPB segera memberikan dukungan anggaran serta pendampingan teknis agar pembangunan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Menurutnya, percepatan proses administrasi di tingkat pusat menjadi faktor penting untuk mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana dan mengembalikan aktivitas warga seperti sediakala.

“Ini merupakan langkah konkret kami dalam mempercepat pemulihan. Kita ingin masyarakat segera kembali menjalani kehidupan normal dengan kondisi yang lebih baik dan lebih tangguh menghadapi bencana di masa mendatang,” tegasnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumen resmi dan data nama penerima bantuan Huntap oleh Bupati Eka Putra kepada Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, sebagai dasar pelaksanaan program lanjutan. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses