JAKARTA, ALINIANEWS.COM — Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Moskow, Federasi Rusia, Minggu (12/4/2026) malam, dengan agenda utama memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya di sektor energi. Dalam lawatan ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi.
Kehadiran Bahlil dinilai mencerminkan pentingnya sektor energi dalam diplomasi luar negeri Indonesia, terutama di tengah dinamika global yang memengaruhi stabilitas pasokan energi.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyebut kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat kerja sama bilateral yang berdampak langsung pada ketahanan energi nasional.

“Kunjungan kerja ini merupakan lanjutan kemitraan antara kedua negara, dalam hal ini bagi Indonesia adalah untuk ketahanan energi nasional dalam jangka panjang,” ujar Anggia dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (13/4).
Menurutnya, momentum pertemuan tingkat tinggi ini membuka peluang kolaborasi yang lebih konkret, khususnya dalam pengembangan dan pengamanan pasokan energi lintas negara.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global, terutama terkait fluktuasi harga dan distribusi energi dunia.
Setibanya di Moskow, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Salah satu agenda utama yang akan dibahas adalah kelanjutan kerja sama energi, termasuk upaya menjaga stabilitas pasokan minyak bagi Indonesia.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa isu energi menjadi fokus utama dalam pembahasan kedua kepala negara.
“Melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan energi nasional yang stabil, termasuk ketersediaan minyak,” ujar Teddy.
Ia menambahkan, pembahasan tersebut menjadi relevan di tengah perubahan lanskap energi global yang turut memengaruhi keseimbangan pasokan dan permintaan energi dunia.
Selain sektor energi, kedua kepala negara juga dijadwalkan bertukar pandangan terkait perkembangan geopolitik global. Dalam forum tersebut, Indonesia akan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, sekaligus memperkuat posisi dalam kemitraan strategis internasional.
Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 23.10 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Turut mendampingi dalam kunjungan ini Menteri Luar Negeri Sugiono serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Perjalanan menuju Moskow ditempuh selama sekitar 12 jam penerbangan nonstop, dengan jadwal tiba pada Senin pagi waktu setempat. Agenda dilanjutkan dengan pertemuan empat mata antara Prabowo dan Vladimir Putin pada siang harinya. (*/Rel)




