Pemkot Padang Panjang Dorong UMKM dan Petani Lokal Pasok Bahan Pangan Program MBG

PADANG PANJANG, ALINIANEWS.COM — Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta petani lokal untuk terlibat langsung dalam penyediaan bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Wita Desi Susanti, menegaskan program MBG harus dimanfaatkan sebagai peluang strategis untuk memperkuat sektor pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selama ini pembinaan terhadap UMKM dan petani mungkin belum maksimal. Ke depan, perlu dipastikan mereka dapat berkontribusi dalam penyediaan bahan pangan untuk SPPG, sebagaimana yang telah dilakukan di daerah lain,” ujar Wita dalam rapat koordinasi pelaksanaan MBG di Balai Kota Padang Panjang, Senin.

Iklan

Ia menilai keterlibatan pelaku usaha lokal penting agar perputaran ekonomi tidak keluar daerah. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh penerima bantuan, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal.

Menurut Wita, pemerintah daerah akan terus mendorong integrasi UMKM dan petani dalam rantai pasok program MBG. Ia juga mengingatkan agar penggunaan bahan pangan dari luar daerah menjadi bahan evaluasi ke depan.

“Diperlukan kerja sama yang baik antara SPPG dan perangkat daerah terkait agar penguatan rantai pasok pangan lokal dapat segera terwujud. Hal ini juga akan menjadi laporan resmi kepada Kementerian Dalam Negeri dan dievaluasi oleh pemerintah pusat,” katanya.

BACA JUGA  Ramai Dikritik, BGN Jelaskan Peran TNI-Polri Bangun SPPG

Untuk mempercepat realisasi tersebut, Pemkot meminta sinergi lintas organisasi perangkat daerah, khususnya Dinas Pangan dan Pertanian serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM.

Wita berharap momentum pelaksanaan MBG dapat menjadi titik penguatan ekonomi berbasis pangan lokal di Padang Panjang, sekaligus memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran.

Sementara itu, dari total tujuh SPPG yang direncanakan, baru tiga unit yang telah beroperasi. Ketiganya berada di Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur, serta di Silaing Bawah dan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses