Padang Daerah Rawan Bencana, KSB Harus Jadi Pilar Terdepan

Padang- Kota Padang merupakan daerah yang memiliki risiko tinggi terhadap berbagai jenis bencana, maka Keberadaan Kelompok Siaga Bencana (KSB) tentu sangat dibutuhkan untuk kesiapsiagaan.

Demikian diungkapkan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat membuka kegiatan Jambore Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang Tahun 2026, Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang ditabuh di ABG Water Park di Air Dingin, Kota Padang itu diikuti sekitar 700 relawan KSB dari seluruh kecamatan.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan Kelompok Siaga Bencana yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana. Jambore ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kemampuan, serta membangun semangat kebersamaan dalam mewujudkan Kota Padang yang tangguh terhadap bencana,” kata Fadly Amran.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, peningkatan kapasitas, serta penguatan sinergi antarrelawan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kota Padang.

Iklan

“Tidak banyak daerah yang melaksanakan kegiatan seperti ini. Acara ini wajib untuk Padang. Karena banyak amanah dan tanggung jawab yang dititipkan ke kita untuk menjaminkan ketangguhan terhadap bencana,” ungkap Fadly.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Padang juga menyerahkan berbagai bantuan peralatan penanggulangan bencana kepada Kelompok Siaga Bencana Kota Padang. Bantuan yang diserahkan meliputi 36 unit handy talky, 50 unit body harness, 36 unit chain saw, 51 unit helm vertical rescue, 53 stel life jacket, 14 unit pulley double, 50 unit senter standar safety, dan 14 roll tali karmantel. (sal/*)

BACA JUGA  Isi Pertalite Bisa Diminta Tunjukkan STNK? Ini Penjelasan Pemprov Sumbar dan Pertamina
spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses