HMD GEMAS Sumbar Ingatkan Mitra MBG: SPPG Tak Penuhi Standar BGN Terancam Ditutup
PADANG, 8 Maret 2026 – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD GEMAS) Provinsi Sumatera Barat mengingatkan secara tegas seluruh Mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Barat agar memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola telah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Peringatan ini disampaikan menyusul semakin ketatnya pengawasan yang dilakukan oleh BGN terhadap operasional dapur MBG di berbagai daerah, bahkan sejumlah SPPG dilaporkan telah mengalami suspensi atau penghentian operasional karena belum terpenuhinya standar yang ditetapkan.
Ketua DPW HMD GEMAS Sumatera Barat, Drs. H. Marlis, MM, C.Med, menegaskan bahwa seluruh mitra tidak boleh menganggap remeh persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah dalam pengelolaan dapur MBG.

> “Kami mengingatkan seluruh Mitra MBG di Sumatera Barat agar segera memastikan seluruh persyaratan operasional SPPG terpenuhi secara lengkap. Jangan sampai ada dapur yang dihentikan operasionalnya hanya karena kelalaian administratif atau ketidakpatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” tegas Marlis.
Ia menjelaskan bahwa beberapa persyaratan penting yang wajib dipenuhi oleh setiap SPPG antara lain meliputi:
– Sertifikat Chef / Tenaga Pengolah Makanan
– Sertifikat Penjamah Makanan
– Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)
– Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL)
– Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai standar
– Sertifikat Halal
– serta persyaratan teknis lainnya sebagaimana ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).
Selain aspek administratif dan teknis, DPW HMD GEMAS Sumbar juga menegaskan agar seluruh mitra menjaga integritas dalam pengelolaan bahan makanan (BAMA) maupun penyusunan menu yang disajikan kepada penerima manfaat program MBG.
> “Program MBG adalah program strategis nasional yang menyangkut masa depan generasi Indonesia. Karena itu tidak boleh ada permainan dalam pengadaan bahan makanan maupun manipulasi menu. Jika terjadi penyimpangan, hal itu bukan hanya merusak reputasi satu dapur, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap seluruh program MBG,” ujar Marlis.
DPW HMD GEMAS Sumatera Barat juga mengajak seluruh mitra untuk saling menjaga standar, profesionalitas, dan kualitas layanan, sehingga tidak menimbulkan persoalan yang dapat berujung pada suspensi atau penutupan operasional SPPG.
> “Menjaga satu SPPG berarti menjaga kepercayaan terhadap seluruh jaringan dapur MBG. Karena itu kami mengajak seluruh mitra untuk saling mengingatkan dan memastikan program ini berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah,” tambahnya.
DPW HMD GEMAS Sumbar menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pengawasan dan standarisasi yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional, demi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara profesional, higienis, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*/Redaksi )




