107 Pelamar Serbu Seleksi Relawan SPPG Alinia Purwodadi, Semangat Warga Rimbo Bujang Dukung Program MBG Kian Menggelora

107 Pelamar Serbu Seleksi Relawan SPPG Alinia Purwodadi, Semangat Warga Rimbo Bujang Dukung Program MBG Kian Menggelora

Rimbo Bujang, 7 Juni 2026 – Antusiasme masyarakat Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, untuk terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terlihat begitu luar biasa. Sebanyak 107 pelamar mengikuti proses wawancara dan seleksi Relawan SPPG Alinia Purwodadi yang dilaksanakan pada Minggu (7/6/2026).

Seleksi dilakukan langsung oleh Drs. H. Marlis, MM, C.Med, selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Alinia Entrepreneur Indonesia (Alinia Foundation). Para pelamar berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi yang memiliki semangat yang sama, yaitu ikut berkontribusi dalam menyukseskan program strategis nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Iklan

Formasi yang dibuka meliputi Staf Dapur, Driver, Satpam, Staf Akunting, serta Ahli Gizi. Sejak pagi hari, para pelamar telah memadati lokasi seleksi dengan membawa harapan besar untuk menjadi bagian dari keluarga besar SPPG Alinia Purwodadi.


IMG 20260607 WA0044 1

Suasana seleksi berlangsung dinamis dan penuh semangat. Para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis sesuai bidang yang dilamar, tetapi juga memperlihatkan komitmen dan kepedulian terhadap upaya peningkatan gizi masyarakat melalui Program MBG.

Di balik ramainya proses seleksi, tersimpan pula kisah-kisah perjuangan yang menyentuh hati. Salah seorang pelamar, seorang ibu berusia sekitar 40 tahun yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengaku datang dengan penuh harapan agar dapat diterima bekerja di SPPG Alinia Purwodadi.

BACA JUGA  Tak Lagi Sekadar Stadion, GOR Agus Salim Akan Berubah Total! Rp340 Miliar Digelontorkan Pemerintah

Dengan mata yang berkaca-kaca, ia menceritakan bahwa dirinya kini menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal oleh suaminya.

“Saya datang ke sini dengan harapan yang sangat besar. Sudah cukup lama saya berusaha mencari pekerjaan yang tetap. Saya harus membiayai kebutuhan keluarga dan anak-anak. Mudah-mudahan saya diberi kesempatan untuk bergabung di SPPG ini. Bagi orang lain mungkin ini hanya pekerjaan, tetapi bagi saya ini adalah harapan untuk bisa terus bertahan dan menghidupi keluarga,” tuturnya lirih.

Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran SPPG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan memberikan harapan baru bagi banyak keluarga yang sedang berjuang menghadapi berbagai tantangan hidup.

Menurut Drs. H. Marlis, MM, C.Med, tingginya jumlah pelamar menjadi indikator bahwa masyarakat mulai memahami besarnya manfaat dan dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh keberadaan SPPG di daerah.

“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat Rimbo Bujang yang begitu tinggi. Ini menunjukkan bahwa Program MBG bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima manfaat, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. Kami akan memilih calon relawan terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan semangat melayani,” ujar Marlis.

Ia menambahkan bahwa keberadaan SPPG tidak hanya menjadi pusat penyediaan makanan bergizi bagi kelompok penerima manfaat, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang melibatkan masyarakat sekitar sebagai bagian dari rantai pasok dan operasional.

BACA JUGA  Prabowo Tantang Koruptor: Merasa Lebih Pintar dari NKRI? Coba Saja!

“Saat melakukan wawancara hari ini, kami tidak hanya melihat ijazah atau pengalaman kerja semata. Kami juga melihat semangat, kejujuran, kedisiplinan, dan kemauan untuk bekerja melayani masyarakat. Banyak kisah perjuangan yang kami dengar dari para pelamar. Ini menjadi pengingat bahwa Program MBG sesungguhnya juga membawa harapan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan pekerjaan dan penghasilan yang layak,” tambahnya.

SPPG Alinia Purwodadi sendiri merupakan salah satu unit SPPG yang dibangun oleh Yayasan Alinia Entrepreneur Indonesia (Alinia Foundation) dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan Program MBG di Provinsi Jambi. SPPG ini berdiri di atas lahan milik sendiri seluas 2.184 meter persegi, dengan bangunan dapur berstandar BGN seluas sekitar 600 meter persegi yang dirancang untuk mendukung operasional secara profesional, aman, dan higienis.

Dengan kapasitas bangunan yang memadai serta fasilitas pendukung yang terus disempurnakan, SPPG Alinia Purwodadi diproyeksikan menjadi salah satu dapur MBG yang mampu melayani ribuan penerima manfaat di wilayah Kecamatan Rimbo Bujang dan sekitarnya.

Saat ini progres pembangunan fisik telah selesai dan hanya menunggu penyelesaian tahapan administrasi, penyiapan peralatan operasional, serta finalisasi sumber daya manusia sebelum mulai beroperasi.

Dengan tingginya minat masyarakat untuk bergabung, optimisme terhadap keberhasilan operasional SPPG Alinia Purwodadi semakin menguat. Kehadiran SPPG ini diharapkan tidak hanya mampu menghadirkan layanan makanan bergizi berkualitas bagi penerima manfaat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang memberikan peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Saat Nadiem Mau Bongkar Bukti Penting, Tiba-Tiba Lampu Ruang Sidang Padam, Netizen Langsung Curiga

Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, SPPG Alinia Purwodadi akan segera memasuki fase operasional (running) dalam waktu dekat, menambah jumlah SPPG yang aktif mendukung Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Jambi dan menjadi bukti nyata bahwa program ini bukan sekadar tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang menghadirkan harapan, membuka lapangan pekerjaan, dan menggerakkan ekonomi rakyat dari tingkat desa hingga nasional.

“Dari Purwodadi untuk Indonesia Emas”

Antusiasme 107 pelamar yang datang mengikuti seleksi hari ini menjadi simbol besarnya harapan masyarakat terhadap Program MBG. Di balik setiap berkas lamaran, terdapat mimpi, perjuangan, dan harapan keluarga yang ingin memperoleh kehidupan yang lebih baik. SPPG Alinia Purwodadi hadir bukan hanya sebagai dapur penyedia makanan bergizi, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya harapan baru bagi masyarakat Rimbo Bujang. (*/Redaksi )

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses