JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjangkau lebih dari 61,2 juta penerima manfaat. Capaian tersebut dinilai menjadi indikator bahwa Indonesia mulai memainkan peran penting dalam upaya global memperkuat ketahanan gizi anak melalui program makan sekolah.
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayarti, mengatakan besarnya jumlah penerima manfaat menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan program makan sekolah terbesar di dunia.
“Dengan lebih dari 61,2 juta penerima manfaat, Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan program makan sekolah terbesar di dunia. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap makanan bergizi yang aman dan berkualitas,” ujar Hidayarti di Jakarta.

Menurut dia, program MBG merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk menyiapkan generasi Indonesia yang sehat dan produktif. Saat ini, penerima manfaat terbesar berasal dari kalangan siswa sekolah yang jumlahnya mencapai lebih dari 49 juta orang.
Hal tersebut membuat dampak program langsung dirasakan di lingkungan pendidikan.
“Program MBG bukan hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga investasi masa depan bangsa. Dengan dukungan sistem pelaksanaan yang kuat, program ini diharapkan mampu memperkuat kualitas gizi sekaligus mendukung peningkatan prestasi belajar anak-anak Indonesia,” tambahnya.
Secara global, dari 174 negara di dunia, baru 107 negara yang telah menjalankan program makan sekolah sebagai kebijakan nasional. Dengan jumlah penerima manfaat yang terus bertambah, Indonesia dinilai menjadi salah satu contoh implementasi program makan sekolah berskala besar dalam upaya membangun generasi yang sehat dan cerdas. (*/Rel)




