220 Relawan dan Pengelola SPPG Alinia Padang Pariaman Gelar Berbuka Bersama. Perkuat Komitmen Kualitas Program MBG
Padang Pariaman, 6 Maret 2026 — Semangat pengabdian dan kebersamaan mewarnai Silaturahmi dan Berbuka Bersama Keluarga Besar SPPG Alinia Kabupaten Padang Pariaman yang diikuti oleh sekitar 220 orang pengelola, tenaga dapur, ahli gizi, staf administrasi, serta relawan dari empat dapur SPPG Alinia. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat penuh kekeluargaan ini melibatkan empat dapur SPPG Alinia yang beroperasi di Kabupaten Padang Pariaman, yakni: SPPG Alinia Ulakan, SPPG Alinia Nan Sabaris, SPPG Alinia Pakandangan, dan SPPG Alinia Pilubang.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pembina program, di antaranya Alfian (Koordinator Wilayah SPPI Padang Pariaman), dr. Ermawati, Sp.OG (Ketua Yayasan Andung Resto Barokah), Harmita (Ketua Yayasan Alinia Entrepreneur Indonesia), M. Hagie Alinia, M. Fauzan Alinia, Eka Kurniawan, serta Bendri, bersama para Kepala SPPG, Ahli Gizi, staf akunting, dan relawan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan program di lapangan. Momentum Ramadhan ini menjadi ajang memperkuat soliditas tim, koordinasi operasional, serta komitmen bersama dalam menjaga kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Apresiasi dan Semangat untuk Para Relawan
Dalam kesempatan tersebut, dr. Ermawati, Sp.OG menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh relawan dan pengelola SPPG Alinia yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi. Menurutnya, keberadaan dapur-dapur SPPG yang dikelola secara profesional memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, mendapatkan asupan gizi yang baik.
“Yang dilakukan oleh para relawan dan tim SPPG Alinia ini adalah kerja kemanusiaan yang sangat mulia. Menyiapkan makanan bergizi bagi masyarakat bukan sekadar kegiatan dapur, tetapi bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat dan kuat. Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang terlihat di sini,” ujar dr. Ermawati. Ia juga berharap agar semangat pengabdian tersebut terus dijaga sehingga SPPG Alinia dapat menjadi contoh praktik pengelolaan dapur program gizi yang baik di daerah. Sementara itu, Alfian selaku Koordinator Wilayah SPPI Padang Pariaman juga memberikan motivasi kepada seluruh pengelola dan relawan SPPG Alinia. Ia menilai bahwa soliditas yang ditunjukkan oleh jaringan SPPG Alinia di Padang Pariaman menjadi kekuatan penting dalam mendukung keberhasilan implementasi program MBG di daerah.
“Kita melihat di sini semangat kolaborasi yang sangat kuat. Kepala dapur, ahli gizi, relawan hingga pengelola bekerja dalam satu tim yang solid. Ini adalah modal besar untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan berkualitas,” kata Alfian. Ia juga mengajak seluruh relawan untuk terus menjaga integritas, profesionalitas, serta semangat pelayanan kepada masyarakat.
Arahan Ketua Dewan Pembina: Jaga Kualitas dan Integritas Layanan
Setelah acara berbuka puasa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan khusus internal yang diikuti oleh jajaran pengelola dan relawan inti SPPG Alinia.
Pada kesempatan tersebut, Drs. H. Marlis, MM selaku Ketua Dewan Pembina menyampaikan sejumlah pesan strategis dalam rangka menjaga kualitas dan integritas layanan dapur SPPG Alinia. Ia menegaskan bahwa dapur SPPG tidak boleh sekadar menjalankan rutinitas produksi makanan, tetapi harus mampu menjaga standar tinggi dalam aspek kualitas bahan pangan, kebersihan dapur, kandungan gizi, ketepatan distribusi, serta transparansi pengelolaan.
“Kepercayaan masyarakat adalah hal yang paling berharga. Karena itu seluruh jajaran SPPG Alinia harus menjaga kualitas layanan dengan penuh tanggung jawab. Kita harus memastikan setiap makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi, aman, dan layak dikonsumsi,” tegas Marlis. Ia juga mengapresiasi kerja keras para relawan dan tenaga dapur yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjalankan program pelayanan gizi masyarakat. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi forum konsolidasi dan penguatan komitmen bersama agar SPPG Alinia di Padang Pariaman terus berkembang menjadi model pengelolaan dapur program MBG yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kualitas layanan.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan Ramadhan ini, keluarga besar SPPG Alinia optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat gerakan sosial peningkatan gizi masyarakat di daerah. (*/Redaksi)




