PADANG, ALINIANEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang membuka peluang kerja sama strategis dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia, khususnya di sektor pendidikan, pariwisata, dan investasi. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi Padang sebagai kota yang semakin kompetitif di tingkat regional.
Peluang kolaborasi tersebut mengemuka dalam agenda Temu Ramah Pemko Padang dengan KJRI Penang yang berlangsung hangat di Takana Nasi Padang Resto, Selasa malam (23/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, didampingi Ketua GOW Kota Padang Sri Hayati Maigus Nasir. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tarmizi Ismail, Kepala Dinas Pariwisata Yenni Yuliza, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova, serta Kepala Bagian Kerja Sama OS Damanik. Dari pihak KJRI Penang hadir Konsul Jenderal RI Penang, Yomi Ayu Lestari.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa hubungan antara Sumatra Barat dan Malaysia memiliki kedekatan historis, budaya, dan sosial yang kuat. Kesamaan akar budaya Melayu-Minangkabau, menurutnya, menjadi modal penting untuk memperluas kolaborasi antardaerah.
“Kehadiran teman-teman dari Penang sangat membahagiakan bagi kami. Dari segi budaya dan kultur, Malaysia dan Sumatra Barat, khususnya Kota Padang, memiliki banyak kesamaan. Karena itu, kami berharap ke depan dapat menjalin kerja sama yang lebih erat, mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, hingga pariwisata,” ujar Maigus.
Ia juga memaparkan berbagai langkah strategis yang tengah dilakukan Pemko Padang untuk meningkatkan daya saing kota. Di sektor infrastruktur dan pariwisata, Pemko sedang mengakselerasi revitalisasi sejumlah kawasan unggulan seperti Pasar Raya Padang, Pantai Padang, serta Kota Tua Padang yang diproyeksikan menjadi magnet wisata sejarah dan budaya.
Tak hanya pembangunan fisik, Pemko Padang juga fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan global. Salah satu target besar yang tengah disiapkan adalah membuka akses beasiswa luar negeri bagi generasi muda Kota Padang.
“Kami menargetkan 300 generasi muda berprestasi dari Kota Padang bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik dunia. Saat ini beberapa mahasiswa Padang sudah menempuh pendidikan di University of Arizona, Amerika Serikat. Ke depan, peluang kerja sama pendidikan dengan Malaysia tentu menjadi kesempatan yang sangat potensial,” tambahnya.
Sementara itu, Konsul Jenderal RI Penang, Yomi Ayu Lestari, menjelaskan bahwa kunjungannya ke Padang merupakan bagian dari program Familiarization Trip (Fam Trip) yang diinisiasi KJRI Penang untuk memetakan potensi daerah-daerah strategis di Sumatra Barat.
Program tersebut bertujuan memperkenalkan potensi daerah ke pasar internasional sekaligus memperkuat jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan perwakilan RI di luar negeri.
“Ini merupakan kunjungan pertama saya ke Padang dan saya melihat kota ini sangat cantik serta memiliki potensi yang luar biasa. Kota Padang menjadi salah satu daerah prioritas yang kami kunjungi. Semoga ke depan saya bisa kembali ke sini untuk menindaklanjuti berbagai peluang kerja sama,” ungkap Yomi.
Ia juga mengapresiasi sambutan hangat dari Pemko Padang serta memuji kekuatan kuliner Minangkabau yang menurutnya telah menjadi identitas global dan memiliki nilai ekonomi besar di sektor pariwisata.
Diskusi yang berlangsung interaktif itu turut membahas berbagai peluang konkret, mulai dari investasi, pertukaran budaya, hingga pengembangan pendidikan internasional. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan diplomasi daerah dan kerja sama yang saling menguntungkan antara Kota Padang dan Penang di masa mendatang. (sal)



