Kepala KPPG Pekanbaru Laksanakan Kunjungan Kerja ke Sumatera Barat untuk Perkuat Sinergi dan Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

Kepala KPPG Pekanbaru Laksanakan Kunjungan Kerja ke Sumatera Barat untuk Perkuat Sinergi dan Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

Padang, 2 Juni 2026

Dalam rangka memperkuat koordinasi, monitoring, evaluasi, serta percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepala Kantor Pengendalian dan Pengawasan Gizi (KPPG) Pekanbaru, Dr. Syartiwidya, STP., M.Si., dijadwalkan melaksanakan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Barat pada 4–6 Juni 2026.

Iklan

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan implementasi Program MBG berjalan sesuai ketentuan, memenuhi standar yang telah ditetapkan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Satgas MBG, SPPI, yayasan, mitra SPPG, dan seluruh pemangku kepentingan.

Selama kunjungan berlangsung, Kepala KPPG Pekanbaru akan melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Solok, Pemerintah Kota Solok, dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, serta melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Kunjungan ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah terkait dan selama pelaksanaan agenda di Sumatera Barat, Kepala KPPG Pekanbaru akan didampingi oleh Drs. H. Marlis, MM., C.Med., selaku Ketua DPW Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD GEMAS) Provinsi Sumatera Barat. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memfasilitasi koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan daerah, termasuk Bupati Solok, Walikota Solok, dan Bupati Dharmasraya, guna mendukung kelancaran pelaksanaan agenda kunjungan kerja.

Pada hari pertama, Kamis (4/6/2026), Kepala KPPG Pekanbaru dijadwalkan melakukan pertemuan dan dialog bersama Bupati Solok, Satgas MBG, Yayasan, Mitra SPPG, serta pemangku kepentingan terkait untuk membahas perkembangan Program MBG, kendala yang dihadapi di lapangan, serta strategi percepatan pembangunan dan operasional SPPG di Kabupaten Solok.

BACA JUGA  MBG Bukan Sekadar Makan Siang Gratis: Kelompok Rentan Harus Menjadi Prioritas Utama

Agenda selanjutnya akan dilaksanakan bersama Walikota Solok dan seluruh pemangku kepentingan Program MBG di Kota Solok. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap percepatan pelaksanaan Program MBG sebagai salah satu program prioritas nasional.

Sementara itu, pada hari kedua, Jumat (5/6/2026), rombongan akan melaksanakan pertemuan koordinasi bersama Bupati Dharmasraya, Satgas MBG, SPPI, Yayasan, Mitra SPPG, dan pemangku kepentingan terkait guna membahas perkembangan implementasi Program MBG di Kabupaten Dharmasraya serta berbagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola program ke depan.

Selain agenda bersama pemerintah daerah, Kepala KPPG Pekanbaru juga dijadwalkan melakukan pertemuan dan dialog khusus dengan Mitra/Yayasan Pengelola SPPG serta Kepala SPPG yang berada di Kabupaten Dharmasraya. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Alinia Park & Resort, Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, pada Jumat malam (5/6/2026).

Forum tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus diskusi terbuka untuk membangun komunikasi yang lebih efektif antara KPPG dengan para pelaksana Program MBG di tingkat lapangan. Berbagai isu strategis akan dibahas, mulai dari tata kelola operasional SPPG, pemenuhan standar BGN, penguatan kualitas layanan, penyelesaian berbagai kendala teknis, hingga upaya membangun hubungan kerja yang harmonis antara Yayasan, Mitra, Kepala SPPG, SPPI, dan seluruh unsur pendukung program.

Selain kegiatan koordinasi, Kepala KPPG Pekanbaru juga dijadwalkan melakukan peninjauan lapangan ke SPPG Mitra Bapak Marlon serta mengunjungi kawasan Alinia Food Estate, khususnya Kebun Pisang Barangan Merah Alinia di Kabupaten Dharmasraya. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung potensi pengembangan rantai pasok pangan lokal yang dapat mendukung keberlanjutan Program MBG sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

BACA JUGA  PSI Sentil PDIP: Megawati dan Ganjar Tak Pernah Menang, Kekalahan 2024 Disebut karena Jokowi Pergi

Kepala KPPG Pekanbaru, Dr. Syartiwidya, STP., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan Program MBG sangat bergantung pada kolaborasi dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya program penyediaan makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, SPPG, yayasan, mitra, serta seluruh pemangku kepentingan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan dan peserta didik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Syartiwidya menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan dukungan anggaran, tetapi juga oleh terbangunnya hubungan kerja yang harmonis, komunikasi yang baik, serta kesamaan persepsi antara seluruh unsur pelaksana program.

“Keharmonisan hubungan antara Yayasan, Mitra, Kepala SPPG, SPPI, Satgas, dan pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan dan kualitas layanan Program MBG. Karena itu, dialog dan komunikasi yang intensif harus terus dibangun,” tambahnya.

Sementara itu, Drs. H. Marlis, MM., C.Med. menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan seluruh ekosistem MBG di Sumatera Barat.

“Kami berharap kunjungan ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam percepatan pembangunan dan operasional SPPG, penyelesaian berbagai kendala di lapangan, serta memperkuat komitmen seluruh pihak untuk menyukseskan Program MBG sebagai program strategis nasional. Komunikasi yang baik dan hubungan yang harmonis antara Yayasan, Mitra, dan Kepala SPPG merupakan modal utama untuk memastikan pelayanan kepada penerima manfaat berjalan secara maksimal dan berkelanjutan,” ungkapnya.

BACA JUGA  UNESCO Mulai Melirik Padang? Pakar Kuliner Sebut Kota Ini Layak Jadi Gastronomi Dunia

Program MBG sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, memperkuat ketahanan pangan daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menciptakan multiplier effect bagi petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat desa.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi, penguatan koordinasi, serta percepatan penyelesaian berbagai tantangan di lapangan sehingga target pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Sumatera Barat dapat tercapai secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BADAN GIZI NASIONAL (BGN)

Bersama Mewujudkan Generasi Indonesia Sehat, Cerdas, dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045. (*/Redaksi )

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses