Libur Lebaran Dongkrak PAD Bukittinggi, Tembus Rp3,5 Miliar—Ini Penyebabnya

BUKITTINGGI, ALINIANEWS.COM – Pemerintah Kota Bukittinggi mencatat lonjakan signifikan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata selama libur Lebaran 2026. Total PAD yang diraih mencapai Rp3,5 miliar, meningkat dibandingkan capaian tiga tahun terakhir.

Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, menyebut peningkatan tersebut sejalan dengan tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata berbayar.

“Alhamdulillah kunjungan ke objek wisata berbayar selama libur lebaran meningkat dibanding tiga tahun sebelumnya. PAD juga alami kenaikan,” kata Rofie, Selasa (31/3).

Iklan

Data menunjukkan sebanyak 153.336 wisatawan mengunjungi berbagai destinasi berbayar di kota tersebut selama periode libur. Objek wisata milik Pemkot yang menjadi penyumbang utama antara lain Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Taman Benteng Fort de Kock, Taman Panorama, serta Lobang Jepang.

Rofie mengungkapkan, TMSBK masih menjadi primadona wisata dengan kontribusi terbesar terhadap PAD.

“TMSBK masih menjadi unggulan wisata dengan raihan retribusi Rp 3,07 miliar dikunjungi 128 ribu pengunjung selama libur lebaran terdata dari 21 hingga 29 Maret,” ujarnya.

Sementara itu, Taman Panorama dan Lobang Jepang mencatat pendapatan sebesar Rp468 juta dari total 24,9 ribu kunjungan wisatawan.

Lonjakan kunjungan ini tidak hanya berdampak pada kas daerah, tetapi juga memberikan efek domino terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Rofie menyebut, aktivitas wisata selama Lebaran turut meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

BACA JUGA  Pemko Padang Genjot Partisipasi RT di Padang Rancak Award 2026

“Wisatawan yang sebagian besar pemudik ikut mendorong peningkatan pendapatan pelaku ekonomi di seluruh daerah Bukittinggi karena banyak spot wisata tidak berbayar yang tersedia, utamanya Jam Gadang,” katanya.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, capaian tahun ini menunjukkan tren positif. Pada 2025, jumlah kunjungan wisata berbayar tercatat 129 ribu orang dengan PAD sebesar Rp2,9 miliar. Sementara pada 2024, jumlah kunjungan mencapai 100.218 orang dengan PAD Rp2,2 miliar.

Adapun pada 2023, jumlah kunjungan sempat mencapai 153.542 orang dengan PAD sekitar Rp3,3 miliar dalam periode 11 hari libur Lebaran.

Selain peningkatan jumlah wisatawan, faktor keamanan juga menjadi kunci suksesnya sektor pariwisata selama libur Lebaran tahun ini. Rofie memastikan seluruh objek wisata berbayar berada dalam kondisi aman dan kondusif.

“Selama momen lebaran ini, kondisi dan situasi di objek wisata berbayar aman dan kondusif berkat kerjasama seluruh pihak khususnya tim gabungan keamanan TNI-Polri dan Satpol-PP hingga tidak ada keluhan ataupun permasalahan-permasalahan yang terjadi,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, Bukittinggi kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat, terutama saat momentum libur panjang seperti Lebaran.

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses