Bahlil Ungkap Pesan Persatuan dari Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Nasional

JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan presiden dan wakil presiden ke Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Pertemuan tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional untuk membahas dinamika global yang berpotensi memengaruhi kondisi Indonesia.

Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Presiden RI ke-7 Joko Widodo, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.

Selain para mantan kepala negara dan wakil kepala negara, pertemuan tersebut juga melibatkan sejumlah pimpinan lembaga negara serta tokoh politik.

Iklan

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pertemuan itu digelar untuk membangun komunikasi strategis di tengah situasi global yang terus berkembang.

“Bapak Presiden Prabowo mengundang beberapa tokoh-tokoh bangsa. Termasuk dalamnya adalah mantan-mantan Presiden, Pak Jokowi, Pak SBY. Kemudian mantan-mantan Wapres, mantan-mantan Menlu, Pimpinan Ketua DPR, Ketua MPR, dan kami semua ada ketua-ketua Partai,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Kamis (5/3/2026).

Menurut Bahlil, pertemuan tersebut diisi dengan diskusi guna memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi perkembangan situasi internasional yang dinilai dapat memengaruhi stabilitas nasional.

Ia menambahkan, arahan yang disampaikan dalam forum tersebut menekankan pentingnya menjaga kekompakan di antara seluruh elemen bangsa.

“Hanya dengan persatuanlah kita bisa mampu menyelesaikan, menghadapi semua dinamika yang ada baik dari eksternal maupun dari internal,” ujar Bahlil.

BACA JUGA  Zulhas Resmi Jadi Penasehat HMD Gemas, Fokus Benahi Sistem MBG
spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses