PADANG, ALINIANEWS.COM — Koperasi Pembangunan Usaha Sumatera Barat (KOPUS) resmi memasuki fase baru kepemimpinan. Drs. H. Marlis, MM, C.Med terpilih sebagai Ketua KOPUS periode 2026–2031 dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar pada Senin, 30 Maret 2026 di Hotel Pangeran Beach, Padang.
Terpilihnya Marlis menjadi momentum penting bagi KOPUS untuk melakukan akselerasi transformasi menuju koperasi modern dan berdaya saing nasional. Hal ini sejalan dengan posisi KOPUS yang kini telah menjelma sebagai salah satu koperasi besar di Sumatera Barat.


Didirikan sejak tahun 1986, KOPUS yang kini genap berusia 40 tahun menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Dari aset sebesar Rp188 juta pada tahun 1991, kini melonjak menjadi Rp45 miliar. Capaian ini menempatkan KOPUS dalam kategori koperasi Golongan 4 (besar), sekaligus menjadi indikator kuatnya fondasi kelembagaan dan kepercayaan anggota.
RAT juga menetapkan susunan kepengurusan dan pengawas baru sebagai berikut:
Dewan Pengurus:
Ketua: Drs. H. Marlis, MM
Wakil Ketua: Elly Trisyanti
Sekretaris: Poppy Rajo Bintang
Wakil Sekretaris: Rinto Wijaya
Bendahara: Zulfitri, SH
Dewan Pengawas:
Ketua: Widya Navies
Anggota: Liswendi Kamar, ST, MM
Anggota: Prakarsa Salim
Dalam forum yang sama, laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2025 yang dipimpin oleh H. Basril Djabar diterima dengan baik, dengan capaian Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp4,5 miliar. RAT juga menyepakati perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola serta mendorong pengembangan usaha yang lebih progresif.
Ketua demisioner, H. Basril Djabar, menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan baru KOPUS.
“KOPUS hari ini berdiri di atas pondasi yang kuat, baik dari sisi aset maupun kepercayaan anggota. Kepemimpinan baru memiliki peluang besar untuk membawa KOPUS melangkah lebih jauh. Saya yakin di bawah Bapak Marlis, KOPUS akan tumbuh lebih cepat, lebih profesional, dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Marlis menegaskan bahwa kepemimpinannya akan difokuskan pada transformasi menyeluruh dan peningkatan daya saing koperasi.
“KOPUS tidak cukup hanya besar secara aset. Kita harus kuat secara sistem, SDM, dan dampak ekonomi bagi anggota. Target kita jelas: menjadikan KOPUS sebagai koperasi kelas nasional yang profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota,” tegasnya.
Dengan rekam jejak panjang, kekuatan aset, serta dukungan penuh anggota, KOPUS kini berada pada titik strategis untuk melakukan lompatan besar dan menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan di Indonesia. (*/ Redaksi )




