“Law of Attraction” dari Tangan Kecil yang Penuh Keyakinan

“Law of Attraction” dari Tangan Kecil yang Penuh Keyakinan

Ketika Naufal Andhika (9 Tahun) dan Naura Meisha Andhika (7 Tahun) Menulis Masa Depannya Sendiri

Di tengah dunia anak-anak yang biasanya dipenuhi permainan dan tontonan gadget, ada pemandangan sederhana namun sangat menyentuh hati dari dua saudara kecil asal Jakarta : Naufal Andhika (9 tahun) dan adiknya Naura Meisha Andhika (7 tahun).

Iklan

Di atas selembar kertas putih polos, keduanya menuliskan kalimat-kalimat sederhana tentang harapan dan keyakinan hidup mereka. Tulisan tangan itu memang belum sempurna. Ada huruf yang masih terbalik, ada susunan kata yang masih khas anak-anak. Namun justru di sanalah letak kekuatan dan keindahannya.

Karena dari tulisan polos itu terlihat satu hal yang sangat mahal :

mereka sedang belajar meyakini masa depan mereka sendiri.

Naufal menulis tentang ketenangan hidup, kemudahan datangnya rezeki, dan keberlimpahan dari segala arah secara terus menerus.

Sementara Naura dengan polos menuliskan harapan tentang rezeki yang datang tanpa diduga-duga.

Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya coretan anak kecil.

Namun bagi mereka yang memahami filosofi Law of Attraction (LoA), tulisan itu adalah bentuk afirmasi positif — sebuah energi pikiran yang diyakini mampu membentuk karakter, mental, dan masa depan seseorang.

Law of Attraction sendiri adalah teori yang mengajarkan bahwa pikiran positif akan menarik hal-hal positif ke dalam kehidupan. Ketika seseorang terus berpikir baik, berbicara baik, dan meyakini hal-hal baik, maka alam bawah sadar akan membentuk tindakan dan energi menuju tujuan tersebut.

BACA JUGA  KPK Bongkar Dugaan ‘Jalur Main Mata’ Impor, Dua Pejabat Baru Bea Cukai Dipanggil

Yang menarik, kebiasaan positif tersebut ternyata bukan muncul begitu saja. Di balik itu ada sosok sang kakek yang mereka panggil “Opa”, yaitu Drs. H. Marlis, MM, C.Med, yang sejak lama dikenal sangat percaya pada kekuatan pikiran positif, keyakinan, dan doa.

Menurut keluarga, Marlis telah mulai mengaplikasikan konsep Law of Attraction sejak masih berstatus sebagai ASN pada tahun 1988. Dalam perjalanan hidupnya, beliau dikenal sebagai pribadi yang selalu menanamkan optimisme, keberanian bermimpi besar, disiplin, serta keyakinan bahwa setiap cita-cita harus terlebih dahulu “ditanam” dalam pikiran sebelum diwujudkan dalam kenyataan.

Nilai-nilai itulah yang kini perlahan diwariskan kepada cucu-cucunya.

Dengan pendekatan sederhana namun penuh makna, sang Opa membimbing Naufal dan Naura untuk mulai belajar:

menulis impian,

berbicara positif,

membangun keyakinan,

serta selalu berprasangka baik kepada Allah SWT dan kehidupan.

Bagi Marlis, anak-anak yang sejak dini dilatih berpikir positif akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, tidak mudah menyerah, dan memiliki energi mental yang kuat dalam menghadapi masa depan.

Di usia yang masih sangat muda, Naufal dan Naura telah belajar:

berpikir positif,

menanamkan keyakinan,

membangun optimisme,

dan berbicara baik tentang masa depan mereka.

Sebuah pelajaran yang bahkan belum tentu dimiliki oleh banyak orang dewasa.

Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua, bahwa pendidikan terbaik bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga bagaimana membangun:

BACA JUGA  Bank Nagari Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Internal Usai Temuan BPK RI

mental optimis,

keyakinan diri,

pola pikir positif,

serta hubungan spiritual dengan Allah SWT sejak dini.

Karena sesungguhnya anak-anak adalah “kertas putih”. Apa yang ditanamkan sejak kecil akan tumbuh menjadi karakter besar di masa depan.

Tulisan kecil milik Naufal dan Naura mungkin terlihat sederhana hari ini. Namun bukan tidak mungkin, beberapa tahun ke depan tulisan itu akan menjadi saksi bahwa mereka pernah memulai mimpi-mimpi besarnya dari secarik kertas putih dan keyakinan yang tulus.

Dan sebagaimana doa orang-orang beriman :

“Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku.”

Maka ketika anak-anak mulai belajar berprasangka baik kepada hidupnya, percaya kepada masa depannya, dan yakin kepada pertolongan Allah SWT, sesungguhnya mereka sedang membangun fondasi kesuksesan sejak usia dini.

Insyaallah…

apa yang ditulis oleh Naufal Andhika dan Naura Meisha Andhika hari ini, suatu saat akan benar-benar tercapai. (*/ Marlis – CEO ALINIA GROUP )

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses