PADANG, ALINIANEWS.COM – Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang sukses menggelar Olimpiade Sosiologi Nasional Santika Synthesis 2026 di Aula Fakultas Ilmu Sosial UNP. Ajang akademik bergengsi ini menjadi wadah bagi ratusan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan analisis sosial.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 531 peserta yang berasal dari 17 provinsi dan 89 sekolah di seluruh Indonesia. Dari total peserta, sebanyak 160 siswa berhasil melaju ke babak semifinal, final, hingga grand final yang digelar secara langsung di kampus UNP.
Ketua pelaksana, Aufa Raihan, mengatakan Santika Synthesis tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga ruang pembelajaran bagi siswa untuk mengembangkan nalar ilmiah dan sensitivitas sosial.

“Santika Synthesis hadir sebagai wadah pengembangan diri siswa, khususnya dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks di era modern,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan olimpiade tersebut dilatarbelakangi masih minimnya perhatian terhadap ilmu sosiologi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan eksistensi sosiologi sebagai disiplin ilmu yang relevan dalam memahami dinamika sosial masyarakat saat ini.
Dalam setiap tahapan seleksi, peserta diuji melalui berbagai materi yang menitikberatkan pada pemahaman teori sosiologi, kemampuan berpikir kritis, hingga analisis fenomena sosial kontemporer.
Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan itu juga menjadi ruang mempererat relasi antarpelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Interaksi yang terjalin selama kegiatan diharapkan mampu memperluas perspektif kebangsaan generasi muda.
Olimpiade ini turut menghadirkan dewan juri dari kalangan akademisi Departemen Sosiologi UNP, yakni Delmira Syafrini, Erianjoni, dan Nora Susilawati.
Sebagai bentuk apresiasi, UNP juga memberikan penghargaan kepada lima peserta terbaik berupa golden ticket untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Padang pada rumpun ilmu sosial dan humaniora. Kesempatan tersebut berlaku hingga tahun 2029.
Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat dukungan penuh dari dosen, panitia, serta seluruh pihak yang terlibat. Melalui Olimpiade Sosiologi Nasional Santika Synthesis 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan analisis yang kuat dalam menghadapi kompleksitas masyarakat modern. (*/Red)




