Rusia Tegaskan Tak Ada Diskon Minyak, Harga Bisa Lebih Tinggi dari Pasar

JAKARTA, ALINIANEWS.COM — Pemerintah Rusia menegaskan tidak ada kebijakan diskon harga minyak dalam waktu dekat, seiring perubahan dinamika geopolitik global dan meningkatnya permintaan energi dunia.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, menyatakan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan pernyataan Wakil Perdana Menteri Rusia bidang Energi, Alexander Novak.

“Wakil Perdana Menteri Pak Novak yang menangani kerja sama energi mengatakan, ‘tidak ada diskon sekarang. Ini terkadang bahkan ada harga premium (lebih tinggi),’” ujar Sergei saat ditemui di Kantor Radio Sonora, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Iklan

Menurut Sergei, kondisi saat ini berbeda dibandingkan tahun 2022, ketika Rusia memberikan potongan harga besar akibat tekanan sanksi dari negara-negara Barat terkait konflik di Ukraina.

“Sekarang, setelah Februari tahun ini, situasinya telah berubah,” kata dia.

Ia menjelaskan, pada masa tersebut Rusia memang memberikan diskon untuk menarik pembeli di tengah situasi sulit. Namun kini, dengan meningkatnya permintaan global, banyak negara justru berharap mendapatkan harga khusus atau yang disebut sebagai “harga kawan”.

Meski demikian, Sergei menegaskan bahwa konsep tersebut tidak berlaku dalam praktik bisnis energi Rusia saat ini.

“Ini adalah ekonomi pasar, tidak ada teman dalam bisnis,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa skema kerja sama energi Rusia, khususnya minyak, tidak dilakukan antar pemerintah secara langsung, melainkan melalui mekanisme business to business (B2B) antara perusahaan energi Rusia dan perusahaan negara pembeli.

BACA JUGA  Apa yang Dibicarakan Prabowo dan Putin? Ini Hasilnya

Terkait peluang kerja sama dengan Indonesia, Sergei memastikan Rusia membuka pintu lebar bagi negara yang ingin mengamankan pasokan energi, termasuk Indonesia.

Ia menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin telah menginstruksikan perusahaan energi negaranya untuk siap melayani permintaan dari berbagai negara, tanpa pengecualian.

“Jika mereka serius, jika mereka ingin memiliki kontrak jangka panjang dan membeli minyak Rusia, bahkan untuk mereka (negara Barat) pun kami siap menyediakan. Itu bukan masalah, kami adalah pemasok sumber daya yang sangat bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pernyataan ini mempertegas posisi Rusia sebagai salah satu pemain utama dalam pasar energi global yang kini semakin kompetitif, di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga minyak dunia. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses