Perluas Layanan Sosial, Pemko Padang dan BPJS Ketenagakerjaan Bersenergi

Padang-Akses terhadap layanan kesehatan yang terjangkau masih menjadi kebutuhan penting bagi banyak keluarga, terutama masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, kolaborasi lintas lembaga dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan sosial masyarakat.

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan khitanan massal gratis bagi 100 anak yang digelar di Kantor Camat Koto Tangah, Minggu (21/6/2026) pagi. Program sosial ini diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui Yayasan Al-Maghfirah, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Padang dan RSUD dr. Rasidin.

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut merupakan bentuk penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang dikelola Yayasan Al-Maghfirah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Iklan

Ketua Yayasan Al-Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan, Chamdillah Chosasih, mengatakan khitanan massal menjadi salah satu program sosial yang secara konsisten dijalankan melalui kolaborasi dengan berbagai pemerintah daerah di Indonesia.

Menurutnya, sinergi antara lembaga negara, yayasan sosial, dan pemerintah daerah menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Setiap tahun kami laksanakan. Ini sinergi yang baik antara BPJS Ketenagakerjaan, Yayasan Al-Maghfirah, dan pemerintah daerah. Semoga kegiatan ini terus berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya para mustahik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya bernilai sosial dari sisi kesehatan, tetapi juga memiliki dimensi edukasi dan keagamaan.

“Semoga kegiatan ini menjadi kenangan baik bagi anak-anak dan menjadi ladang amal ibadah. Harapannya, mereka tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, dan kelak menjadi generasi penerus yang bermanfaat,” tambahnya.

BACA JUGA  Politeknik Kirana, Sediakan 40 Slot Beasiswa Bagi Anak Muda Kota Padang

Sementara itu, Direktur RSUD dr. Rasidin, Lismawati, menegaskan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan kegiatan dengan menurunkan dokter bedah serta tenaga kesehatan berpengalaman agar pelayanan berlangsung aman dan nyaman.

Menurutnya, program ini sejalan dengan Program Unggulan Padang Melayani, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan publik, termasuk sektor kesehatan.

“Kami menghadirkan dokter bedah dan tenaga kesehatan yang terlatih. Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala, dan Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti khitanan massal ini,” katanya.

Lismawati menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, mengingat biaya khitan di fasilitas kesehatan formal relatif tidak murah.

“Harapannya kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat. Dengan dukungan BPJS Ketenagakerjaan dan Yayasan Al-Maghfirah, warga Kota Padang sangat terbantu mendapatkan layanan khitan secara gratis,” jelasnya.

Senada dengan itu, Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai tepat waktu karena bertepatan dengan masa libur sekolah setelah kenaikan kelas.

Menurutnya, momentum tersebut memudahkan orang tua untuk membawa anak mengikuti khitan tanpa mengganggu aktivitas belajar.

“Kami berharap kerja sama dengan Yayasan Al-Maghfirah BPJS Ketenagakerjaan terus berlanjut, khususnya untuk kegiatan sosial seperti ini. Waktunya juga sangat tepat karena bertepatan dengan libur semester anak-anak,” ungkapnya.

Rio berharap cakupan penerima manfaat pada tahun mendatang dapat diperluas agar semakin banyak warga merasakan manfaat program serupa.

BACA JUGA  Bantu Cetak SDM Andal, BAZNAS Padang Buka Program Beasiswa

“Kalau memungkinkan, ke depan jumlah peserta bisa ditingkatkan menjadi 300 hingga 500 anak sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Padang,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, Pemko Padang menegaskan bahwa pelayanan sosial yang inklusif menjadi bagian penting dalam pembangunan kota. Sinergi pemerintah, sektor kesehatan, dan lembaga sosial diharapkan terus diperkuat agar semakin banyak warga, khususnya kelompok rentan, memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan terjangkau. (*sal)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses