JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap II tahun 2026 dipercepat. Bantuan mulai disalurkan pada minggu kedua April 2026 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah memenuhi kriteria.
Penyaluran ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Kemensos juga membuka akses luas bagi masyarakat untuk memantau status pencairan bantuan secara daring. KPM dapat melakukan pengecekan melalui situs resmi maupun aplikasi yang telah disediakan pemerintah.
Untuk mengetahui status penerimaan, masyarakat dapat mengakses laman resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store.
Setelah mengunduh aplikasi, pengguna diminta login menggunakan akun yang telah terdaftar. Bagi yang belum memiliki akun, proses pendaftaran dapat dilakukan dengan mengisi data diri secara lengkap. Selanjutnya, pilih menu “Cek Bansos”, masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP, serta kode verifikasi, lalu klik “Cari Data”. Sistem akan menampilkan hasil pencocokan data penerima.
Jumlah Bantuan PKH Tahap II Tahun 2026 per Kategori
| Kategori Penerima |
Jumlah Bantuan (per tahap) |
| Rp750.000 |
Rp750.000 |
| Rp225.000 |
Rp375.000 |
| Rp500.000 |
Rp600.000 |
| Rp600.000 |
Rp2.700.000 |
Perbedaan nominal ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok penerima, khususnya dalam mendukung pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Distribusi bansos PKH tahap II dilakukan melalui jaringan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Tabungan Negara.
Selain itu, PT Pos Indonesia juga dilibatkan untuk menjangkau KPM di wilayah yang belum terakses layanan perbankan.
Melalui percepatan ini, pemerintah berharap penyaluran bansos dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, serta mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah. (*/Rel)