spot_img
spot_img

Tarian Dika di Ujung Perahu Pacu Jalur Viral Global, PSG hingga Atlet Dunia Ikut Menirukan

Pacu jalur atau perlombaan mendayung khas Kabupaten Kuantan Singingi, Riau yang belakangan ini viral atau menjadi perbincangan hangat di media sosial. (DOK. Humas Pemprov Riau)

PEKANBARU, ALINIANEWS.COM — Seorang bocah berusia 11 tahun asal Kuantan Singingi, Riau, mendadak viral di media sosial internasional berkat aksi uniknya menari di ujung perahu balap pacu jalur. Bocah bernama Rayyan Arkan Dikha itu menjadi sorotan karena tarian penuh gaya yang ia ciptakan sendiri, yang kini dikenal sebagai simbol tren baru bernama “aura farming” istilah untuk membangun karisma dengan cara tampil keren dan percaya diri.

“Aku menciptakan tarian itu sendiri,” ujar Rayyan kepada BBC, Kamis (10/7/2025).

Iklan

Dalam video yang beredar luas, Dika tampak berdiri tegak di ujung perahu panjang tradisional, mengenakan baju adat Teluk Belanga dan tanjak khas Melayu Riau. Di atas perahu yang melaju cepat, ia menyapa ke kiri dan kanan dengan gerakan tangan yang ritmis, disertai ekspresi wajah datar yang justru menambah kekuatan tariknya. Aksi ini sontak viral di berbagai platform, terutama TikTok, melalui tagar seperti #aurafarmingkidonboat dan #boatracekidaura.

Salah satu video Dika bahkan telah ditonton jutaan kali dan mengumpulkan lebih dari 1,1 juta likes. Komentar dari pengguna media sosial menyebutnya sebagai “The Reaper”, karena tim yang ia wakili disebut-sebut jarang kalah dalam balapan.

“Crazy aura farming,” tulis salah satu pengguna yang terpukau dengan karisma Rayyan saat berada di atas perahu.

Dari Sungai Kuantan ke Panggung Dunia

Fenomena Dika tidak hanya berhenti di dalam negeri. Klub sepak bola elit asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), turut mengunggah video versi mereka yang menirukan gerakan Dika. Dalam unggahan tersebut tertulis caption, “Auranya sampai ke Paris.”

Tak hanya PSG, tren ini juga diikuti oleh sejumlah tokoh olahraga dunia. Bintang American Football dan kekasih penyanyi Taylor Swift, Travis Kelce, turut menirukan gaya menari Dika dalam video yang telah ditonton lebih dari 14 juta kali. Pembalap F1 Alex Albon dan beberapa atlet internasional lainnya juga ikut memopulerkan gerakan tersebut.

Diangkat Jadi Duta Budaya, Dika Jadi Sorotan Nasional

Popularitas Dika turut mendapat apresiasi dari pemerintah daerah dan nasional. Ia secara resmi diangkat menjadi Duta Budaya oleh Gubernur Riau, serta diundang ke Jakarta untuk tampil di acara televisi nasional dan bertemu dengan sejumlah menteri.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut memberikan pujian atas kemampuan Dika menjaga keseimbangan di ujung perahu saat menari, yang juga berperan dalam membangkitkan semangat tim dayung.

“Menjaga keseimbangan sebagai penari yang memotivasi tim dayung pacu jalur itu tidak mudah,” ujar Fadli dalam acara penghargaan di Jakarta, Rabu (9/7/2025).
“Mungkin itu sebabnya anak-anak yang dipilih, karena lebih mudah menjaga keseimbangan.”

Di balik viralnya Dika, ada juga kekhawatiran dari sang ibunda, Rani Ridawati, yang mengaku cemas setiap kali putranya tampil dalam pacu jalur.

“Kekhawatiran utamanya itu dia jatuh,” ujarnya.“Kadang kalau jatuhnya mendadak, saya takut kena kayuhan dayung. Tapi selalu ada tim penyelamat di tempat.”

Tradisi Lokal yang Mendunia

Dikakini bukan sekadar bocah Kuansing biasa. Tarian yang ia ciptakan spontan di atas perahu tradisional telah menjadi jembatan budaya yang membawa semangat pacu jalur ke panggung global. Dari sungai-sungai di pedalaman Riau, “aura farming” versi Rayyan kini bergema hingga stadion-stadion dunia dan akun para bintang olahraga internasional.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana warisan lokal bisa menjadi inspirasi global jika dikemas dengan kreativitas dan kepercayaan diri. (*/rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses