ASANTARA Resmi Dideklarasikan, Siap Menjadi Organisasi Media Online Nasional yang Profesional, Independen, dan Berintegritas

ASANTARA Resmi Dideklarasikan, Siap Menjadi Organisasi Media Online Nasional yang Profesional, Independen, dan Berintegritas

Padang, 26 Juni 2026 – Sebuah tonggak penting dalam perjalanan pers digital Indonesia lahir dari Kota Padang, Sumatera Barat. Setelah melalui diskusi yang berlangsung secara intensif, dinamis, dan penuh pertukaran gagasan, 14 Pemimpin Media Online akhirnya mencapai kesepakatan bersejarah dengan mendeklarasikan berdirinya Asosiasi Media Online Nusantara (ASANTARA).

Lahirnya ASANTARA merupakan respons atas semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi industri media digital di Indonesia, mulai dari perubahan ekosistem informasi, tuntutan profesionalisme, hingga berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan media online dan insan pers dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

Iklan

ASANTARA diproyeksikan menjadi organisasi media online berskala nasional yang menghimpun perusahaan media online dari seluruh Indonesia. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan profesionalisme, menjaga independensi pers, serta memberikan pendampingan dan advokasi kepada perusahaan media dan insan pers sesuai dengan ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku.

40215

Meskipun dideklarasikan di Kota Padang, Sumatera Barat, para pendiri sepakat bahwa ASANTARA sejak awal dirancang sebagai organisasi berskala nasional, bukan organisasi kedaerahan. Oleh karena itu, dalam waktu yang tidak terlalu lama, pengurus akan memindahkan Kantor Pusat ASANTARA ke Jakarta sebagai pusat koordinasi organisasi di tingkat nasional.

Secara paralel, ASANTARA juga akan membentuk kepengurusan di seluruh provinsi di Indonesia, yang selanjutnya dikembangkan hingga ke tingkat kabupaten dan kota, sehingga mampu membangun jaringan organisasi yang kuat dan representatif bagi media online di seluruh Nusantara.

BACA JUGA  Guru Honorer Bakal Dapat Motor Listrik? DPR dan P2G Berbeda Sikap

Dalam forum deklarasi tersebut juga disepakati susunan kepengurusan nasional sebagai berikut:

Ketua Umum: Drs. H. Marlis, MM, C.Med. (Pemimpin Umum AliniaNews.com)

Wakil Ketua Umum: Darmen (Pemimpin Redaksi MomenPembaruan.com)

Sekretaris Jenderal: Zulfadli (Sumbarkini.com)

Bendahara Umum: Mislinda (Jenius Time Line)

Forum juga menetapkan sejumlah tokoh Sumatera Barat sebagai Dewan Pembina dan Dewan Pengawas, yaitu:

Halius Husen

H. Basril Djabar

Ganefri

Yuspar

M. Mufti Syarfie

Aditiawarman

Tamsir J. Rahmat

Ketua Umum ASANTARA terpilih, Drs. H. Marlis, MM, C.Med., menegaskan bahwa ASANTARA dibangun sebagai rumah besar bagi perusahaan media online di Indonesia.

“ASANTARA hadir untuk memperkuat persatuan media online Indonesia melalui organisasi yang profesional, independen, dan berintegritas. Kami ingin membangun ekosistem media yang sehat, meningkatkan kualitas perusahaan media dan kompetensi insan pers, sekaligus memberikan perlindungan dan advokasi kepada anggota dalam menjalankan fungsi jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik dan peraturan perundang-undangan,” tegas Marlis.

Dukungan terhadap lahirnya ASANTARA juga datang dari Halius Husen, mantan Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia, yang menyatakan kesediaannya menjadi Dewan Pembina organisasi tersebut.

“Saya menyambut baik lahirnya ASANTARA dan siap mengemban amanah sebagai Dewan Pembina. Kehadiran organisasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat eksistensi media online nasional. Media yang profesional, independen, dan berintegritas merupakan salah satu pilar penting demokrasi dan negara hukum. Saya berharap ASANTARA mampu meningkatkan kualitas perusahaan media sekaligus memperkuat perlindungan terhadap insan pers agar dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku,” ujar Halius Husen.

BACA JUGA  Perumda AM Padang Gelar Donor Darah Tiga Bulan Sekali, Stok PMI Jadi Perhatian

Senada dengan itu, M. Mufti Syarfie, mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat sekaligus mantan Ketua KPU Sumatera Barat, juga menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pembentukan ASANTARA.

“Saya mengapresiasi inisiatif para pendiri ASANTARA. Organisasi ini memiliki peluang besar menjadi wadah pemersatu media online di Indonesia, sekaligus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik. Saya siap memberikan dukungan dan menjalankan amanah sebagai Dewan Pembina demi kemajuan organisasi ini,” ungkap Mufti Syarfie.

Sebagai organisasi nasional, ASANTARA menetapkan persyaratan keanggotaan yang mengedepankan profesionalisme. Anggota harus merupakan pemilik perusahaan media online yang memiliki legalitas yang sah, menandatangani Pakta Integritas, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta memiliki komitmen terhadap kebersamaan, solidaritas, profesionalisme, dan pengembangan organisasi.

Dalam waktu dekat, pengurus akan menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), melengkapi legalitas organisasi, membuka pendaftaran anggota secara nasional, serta mempersiapkan pembentukan kepengurusan di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

Dengan mengusung semangat “Profesional • Independen • Berintegritas”, ASANTARA diharapkan menjadi salah satu organisasi media online nasional yang mampu memperkuat kualitas jurnalisme Indonesia, menjaga kemerdekaan pers, meningkatkan kapasitas perusahaan media, serta menjadi mitra strategis bagi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pers yang sehat, demokratis, dan bertanggung jawab. (*/ Redaksi )

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses