spot_img
spot_img

SPPG Hadir Saat Bencana: Dari Dapur Gizi Anak Sekolah Menjadi Garda Terdepan Kemanusiaan

SPPG Hadir Saat Bencana: Dari Dapur Gizi Anak Sekolah Menjadi Garda Terdepan Kemanusiaan

Padang, 28 November 2025 – Di tengah duka yang melanda Sumatera Barat akibat banjir bandang yang menghantam sejumlah wilayah, secercah harapan muncul dari gerakan cepat beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tanpa menunggu instruksi panjang, tanpa prosedur berbelit, para pengelola SPPG langsung bergerak—mengubah dapur pelayanan gizi harian menjadi dapur umum darurat yang memasak makanan siap saji bagi warga yang mengungsi.

Di posko-posko pengungsian—mulai dari balai desa, sekolah, masjid hingga tenda darurat—warga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, dan rasa aman, mendapatkan kehangatan baru: seporsi makanan hangat yang disajikan dengan tulus dan penuh empati.

Iklan

IMG 20251129 WA0038

SPPG: Dari Gizi Anak Sekolah Menjadi Pilar Kemanusiaan

Dalam situasi normal, SPPG adalah institusi penyedia gizi bagi anak sekolah, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita, Namun saat bencana datang, SPPG membuktikan bahwa ia adalah lebih dari itu: sebuah institusi sosial yang menjadi benteng solidaritas masyarakat. Petugas gizi, juru masak, dan relawan bergerak cepat—mengumpulkan bahan, memasak sejak pagi, mengemas ratusan hingga ribuan porsi, lalu menyalurkannya langsung kepada warga terdampak. Semua dilakukan dengan keikhlasan, ketelitian, dan rasa cinta pada sesama.

Transformasi Nyata: SPPG di Garis Depan Kepedulian

Bencana kali ini memperlihatkan bahwa SPPG bukan hanya unit teknis dalam program pemerintah, melainkan aset kemanusiaan daerah. Mereka hadir dengan: Respons cepat, bahkan sebelum ada koordinasi formal, Manajemen dapur darurat yang rapi, Makanan bergizi dan higienis bagi warga

BACA JUGA  KPK Kantongi Bukti Dugaan Penghilangan Barang Bukti di Kasus Korupsi Kuota Haji, Maktour Disorot

Semangat gotong royong yang hidup kembali

Empati tanpa syarat untuk mereka yang sedang berduka, Warga di pengungsian pun menyampaikan rasa haru:

> “Di saat kami bingung mau makan apa, petugas SPPG datang membawa makanan hangat. Rasanya seperti ada keluarga yang datang menolong.”

Pernyataan Humanis Drs. H. Marlis, MM, C.Med

Ketua Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD GEMAS) Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Marlis, MM, C.Med, memberikan pernyataan yang menjadi pemantik gerakan besar ini. Dengan spontan beliau menginstruksikan seluruh pengurus dan anggota untuk segera turun tangan membantu warga di sekitar masing-masing.

> “Di saat saudara-saudara kita sedang berduka, kita tidak boleh menunggu. Kemanusiaan harus bergerak lebih cepat daripada bencana. Saya instruksikan seluruh Pengurus dan Anggota HMD GEMAS serta para pengelola SPPG untuk segera membantu apa pun yang bisa mereka lakukan—mulai dari memasak, membagikan makanan, hingga memberi penguatan moral kepada masyarakat.”

Beliau menambahkan:

> “Setiap piring makanan yang kita bagikan bukan hanya nutrisi, tetapi pesan bahwa mereka tidak sendirian. Kita bersama mereka, di saat suka maupun duka.”

Ucapan Terima Kasih yang Tulus untuk Presiden Prabowo Subianto dan Kepala BGN

Di tengah pelaksanaan aksi kemanusiaan ini, Drs. H. Marlis, MM, C.Med menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah melahirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)—program yang kini terbukti menjadi penopang penting, bukan hanya dalam pelayanan gizi anak sekolah tetapi juga dalam penanganan darurat bencana.

BACA JUGA  Banjir dan Longsor Meluas ke 13 Daerah di Sumbar, Pemprov Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari

> “Atas nama HMD GEMAS dan masyarakat Sumatera Barat, kami menghaturkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kepala BGN. Program MBG benar-benar menjadi anugerah besar bagi masyarakat. Bukan hanya bermanfaat di hari-hari biasa, tetapi juga menjadi penolong di saat duka, ketika bencana merenggut rasa aman dan kelaparan mengancam.”

Beliau melanjutkan:

> “Bapak Presiden telah memberikan kebijakan yang bukan hanya visioner, tetapi sangat menyentuh kebutuhan rakyat di akar rumput. Di tengah bencana seperti ini, Program MBG terbukti menyelamatkan banyak keluarga. Terima kasih atas kepedulian dan kebijakan yang begitu berpihak kepada rakyat.”

Ucapan terima kasih serupa juga datang dari warga di posko pengungsian, yang merasakan langsung manfaat makanan hangat dari SPPG.

SPPG: Cahaya Harapan di Tengah Bencana

Di antara derasnya banjir dan gelapnya malam, kehadiran SPPG menjadi cahaya kecil yang menguatkan ribuan hati. Kehadiran yang menunjukkan bahwa: SPPG hadir saat anak-anak membutuhkan, dan SPPG tetap hadir saat masyarakat sedang berduka. Ini adalah bukti nyata bahwa SPPG dan Program MBG adalah bagian penting dari sistem ketahanan sosial yang menjaga Sumatera Barat—dalam suka maupun duka. (*/Redaksi )

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses