SPPG Alinia Pakandangan Resmi Diluncurkan, Perkuat Dukungan Daerah terhadap Program Strategis Nasional
Pakandangan — Senin, 2 Februari 2026
Komitmen daerah dalam mendukung Program Strategis Nasional di bidang peningkatan gizi dan kualitas sumber daya manusia kembali diperkuat melalui peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Alinia Pakandangan, Kecamatan VI Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (2/2/2026).

Peresmian yang dirangkai dengan syukuran operasional ini menandai dimulainya layanan SPPG Alinia Pakandangan secara resmi kepada masyarakat, setelah sebelumnya telah beroperasi selama sepekan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi simpul penting dalam memperkuat ekosistem pelayanan gizi sekaligus mendorong terwujudnya Generasi Emas Indonesia.

Acara tersebut dihadiri Dra. Elfi Delita, M.Farm, Apt mewakili Bupati Padang Pariaman, Alfian selaku Koordinator Wilayah SPPI Padang Pariaman, Jon Firman Camat VI Lingkung, Deni Kapolsek VI Lingkung, Ikram Dasrul Dt. Sati Walinagari Pakandangan, Kepala Puskesmas, para Kepala Sekolah, Ketua KAN, Ninik Mamak, tokoh masyarakat, Nur Aini Ketua Yayasan Setia Minang Barokah, Kepala SPPG, serta para relawan.
Dalam sambutannya, Drs. H. Marlis, MM selaku Mitra SPPG Alinia Pakandangan menyampaikan bahwa keberadaan SPPG ini merupakan wujud partisipasi aktif mitra daerah dalam menyukseskan Program Strategis Presiden Prabowo, khususnya di Kabupaten Padang Pariaman.
> “Alhamdulillah, pembangunan SPPG Alinia Pakandangan dapat dituntaskan tepat waktu dan hari ini kita resmikan bersama. Kami memandang SPPG ini bukan sekadar fasilitas layanan, tetapi bagian dari ikhtiar kolektif untuk meningkatkan kualitas generasi masa depan. Kami berharap keberadaan SPPG Alinia mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung Program Strategis Presiden Prabowo di Padang Pariaman,” ujar Marlis.
Ia menegaskan komitmen pihak mitra untuk menjaga mutu layanan, memperkuat tata kelola operasional, serta membangun sinergi berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan nagari agar manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Walinagari Pakandangan, Ikram Dasrul Dt. Sati, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG di wilayahnya. Ia menilai SPPG Alinia membawa dampak strategis bagi nagari, baik dari sisi pelayanan gizi maupun penguatan partisipasi masyarakat.
> “Atas nama Pemerintah Nagari dan masyarakat Pakandangan, kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Marlis dan seluruh pihak yang telah menghadirkan SPPG Alinia di nagari kami. Kami berkomitmen mendukung penuh kelancaran operasional SPPG ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Alfian selaku Koordinator Wilayah SPPI Padang Pariaman memberikan apresiasi khusus kepada SPPG Alinia Pakandangan. Ia menyebutkan bahwa dari total 14 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Padang Pariaman, SPPG Alinia Pakandangan menjadi yang pertama melaksanakan kegiatan launching sekaligus syukuran secara terbuka bersama masyarakat.
> “Ini menunjukkan keseriusan, transparansi, dan kepedulian sosial yang tinggi. Kami mengapresiasi langkah SPPG Alinia Pakandangan yang membangun komunikasi publik sejak awal operasional. Hal ini patut menjadi contoh bagi SPPG lainnya,” ujar Alfian.
Mewakili Bupati Padang Pariaman, Dra. Elfi Delita, M.Farm, Apt menyampaikan penghargaan kepada mitra atas kontribusinya dalam pembangunan daerah.
> “Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan terima kasih kepada Pak Marlis selaku mitra yang telah berpartisipasi aktif membangun daerah melalui pendirian SPPG Alinia. Kami berharap keberadaan SPPG ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan status gizi dan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Program Strategis Nasional di daerah sangat ditentukan oleh kolaborasi antara pemerintah, mitra, dan masyarakat.
Peluncuran SPPG Alinia Pakandangan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat layanan dasar masyarakat. Lebih dari sekadar seremoni, peresmian ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan gizi yang berkelanjutan, mendorong ketahanan sosial, serta menyiapkan generasi unggul dari tingkat nagari menuju Indonesia Emas.(*/Redaksi )




