DHARMASRAYA, ALINIANEWS.COM – Dalam upaya memperkuat pelayanan gizi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Alinia yang berlokasi di kawasan Alinia Park & Resort, Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, menggelar sosialisasi dan penjelasan teknis operasional kepada 47 calon relawan yang berasal dari masyarakat setempat.

Kegiatan ini membahas detail mengenai persyaratan kerja, sistem operasional, waktu kerja, salary, serta hal-hal teknis lainnya agar pelaksanaan program berjalan dengan baik, profesional, dan berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri oleh Ririn Angreini, Koordinator Wilayah SPPI Dharmasraya, yang didampingi oleh 8 SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) serta mitra dari pihak Alinia yaitu Drs. H. Marlis, MM dan M. Hagie Alinia, SIp.
Dalam arahannya, Ririn Angreini menekankan pentingnya kesiapan teknis dan komitmen relawan dalam mendukung pelayanan gizi ini.
> “Operasional Dapur SPPG harus berjalan profesional dan sesuai standar pelayanan gizi. Peran relawan sangat strategis untuk memastikan program ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Dharmasraya,” ujar Ririn.
Sementara itu, Drs. H. Marlis, MM menegaskan bahwa SPPG bukan hanya sekadar dapur layanan gizi, tetapi juga gerakan bersama untuk membangun kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“SPPG Alinia hadir bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga untuk membangun kesadaran, kepedulian, dan kemandirian masyarakat. Program ini diharapkan menjadi kontribusi positif dari Alinia dalam rangka mendukung Program Strategis Presiden Prabowo Subiato, utk menuju Indonesia SEHAT dan HEBAT, tegas Marlis.
Program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) yang merupakan Program Strategis Nasional yg dikomandoi oleh Badan Gizi Nasional ( BGN ) dirancang untuk memberi kontribusi strategis di berbagai bidang:
Kesehatan: Menyediakan asupan gizi seimbang, menurunkan angka gizi buruk, serta meningkatkan ketahanan tubuh masyarakat, terutama utk Siswa, ibu Hamil, ibu Menyusui serta Balita dlm rangka menuju Indonesia Emas 2045
Ekonomi: Membuka lapangan kerja bagi tenaga lokal dan menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pengadaan bahan pangan dari petani serta UMKM setempat.
Pendidikan: Menjadi sarana edukasi gizi bagi keluarga, sekolah, dan komunitas.
Sosial: Menumbuhkan kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat.
Pembangunan Berkelanjutan: Mewujudkan generasi sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi untuk masa depan Dharmasraya.
Dengan dukungan para relawan dan kolaborasi lintas pihak, SPPG Alinia diharapkan segera beroperasi penuh dan menjadi tonggak penting dalam menciptakan masyarakat Dharmasraya yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing. (*/Marlis)




