JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Pemerintah Indonesia menyalurkan bantuan senilai 12 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp200 miliar (kurs 1 dolar = Rp16.703) untuk warga Gaza, Palestina. Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) sebagai langkah cepat merespons krisis kerawanan pangan.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan penyaluran lewat WFP sudah disepakati bersama Pemerintah Palestina untuk memastikan bantuan bisa sampai ke penerima dengan tepat sasaran.
“Ini merupakan pilihan terbaik mempertimbangkan sulitnya akses bantuan untuk masuk ke Gaza. Sementara kebutuhan pangan di Gaza sudah sangat mendesak,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulis, Jumat (26/9/2025).

Penyaluran dana bantuan dilakukan pada 24 September 2025 untuk mendukung program tanggap darurat pangan WFP di Gaza. Menlu Sugiono menambahkan, WFP dipilih karena masih memiliki akses operasional di Gaza dan selama ini menjadi mitra Indonesia dalam penyaluran bantuan ke negara lain yang terdampak krisis.
“Sebagaimana disampaikan Bapak Presiden RI pada Sidang Majelis Umum PBB, Indonesia selalu siap untuk memberikan bantuan beras kepada Palestina,” jelas Sugiono.
Ia menekankan, bantuan melalui WFP dirancang agar warga Gaza dapat menerima makanan siap konsumsi yang sehat dan berkualitas. Meski demikian, tantangan di lapangan masih besar, mulai dari keterbatasan gudang penyimpanan, minimnya bahan bakar, hingga sulitnya akses air bersih.
“Komitmen Indonesia untuk memberikan bantuan kepada Palestina tidak pernah surut. Upaya Pemerintah RI memberikan bantuan kepada Palestina telah dan akan terus dilakukan melalui berbagai mekanisme dan saluran yang tersedia,” tegas Sugiono.
Selain lewat WFP, Indonesia tahun ini juga menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai 2 juta dolar AS melalui Palang Merah Internasional untuk membantu rakyat Palestina. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Presiden RI yang sebelumnya menyampaikan kesiapan Indonesia untuk memberikan 10.000 ton beras dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September 2025.

Baznas Salurkan 20 Ribu Karton Logistik
Selain pemerintah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI juga terus menyalurkan dukungan bagi masyarakat Gaza. Bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan asal Mesir, Mishr Al Kheir, Baznas memberangkatkan 14 truk berisi 20 ribu karton logistik.
Pengiriman bantuan tersebut dilakukan dari gudang penyimpanan menuju Ismailia, diteruskan ke Arish, sebelum akhirnya masuk Gaza melalui jalur kemanusiaan.
“Semoga bantuan yang kita kirimkan bisa menjadi penguat dan penghibur, bahwa mereka tidak sendiri. Umat Islam di Indonesia, melalui Baznas, senantiasa mendukung perjuangan rakyat Palestina,” ujar Ketua Baznas RI Noor Achmad.
(*/REL)




