PADANG PARIAMAN, ALINIANEWS.COM — Upaya percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan progres di daerah. Sekitar 170 orang Calon Relawan mengikuti proses wawancara dan seleksi untuk bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Alinia Pilubang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (13/1/2026).
Proses seleksi tersebut dipimpin langsung oleh Drs. H. Marlis, MM, selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Alinia Entrepreneur Indonesia, dan turut dihadiri serta didampingi oleh sekitar 10 orang unsur SPPI Kabupaten Padang Pariaman, sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan kesiapan lapangan.
Menurut Marlis, seleksi relawan menjadi tahapan penting untuk memastikan SPPG dijalankan oleh sumber daya manusia yang memiliki komitmen pelayanan publik, disiplin kerja, serta pemahaman terhadap standar operasional yang ditetapkan pemerintah.

“SPPG tidak hanya soal dapur dan logistik, tetapi tentang tanggung jawab negara dalam memastikan kualitas gizi masyarakat. Karena itu, relawan yang terlibat harus benar-benar siap, profesional, dan memahami tugas pengabdian ini,” ujar Marlis.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Alfian, selaku Koordinator Wilayah (Korwil) SPPI Kabupaten Padang Pariaman, yang turut hadir dan menyaksikan langsung proses wawancara calon relawan.
“Kami melihat proses seleksi dilakukan secara serius dan terstruktur. Ini menunjukkan kesiapan manajemen SPPG Alinia Pilubang dalam mendukung penuh Program MBG. Sinergi antara yayasan, relawan, dan SPPI menjadi modal penting agar operasional SPPG berjalan tertib, disiplin, dan berkelanjutan,” kata Alfian.
Ia juga menilai keterlibatan banyak relawan mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat untuk terlibat langsung dalam program strategis nasional tersebut.
Sejalan dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN), SPPG Alinia Pilubang ditargetkan mulai beroperasi dalam bulan Januari 2026, setelah seluruh tahapan seleksi, pemenuhan standar teknis, serta kesiapan sarana dan prasarana dinyatakan lengkap.
Kehadiran SPPG Alinia Pilubang diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Padang Pariaman, khususnya dalam pemenuhan gizi bagi kelompok sasaran prioritas, sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. (*/Redaksi)




