JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap capaian besar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 44 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program unggulan pemerintah itu menyasar anak-anak sekolah, balita, hingga ibu hamil.
“Kita sudah mencapai, kalau tidak salah, hari ini lebih dari 44 juta penerima manfaat anak-anak kita di seluruh Indonesia, ibu-ibu hamil, anak-anak usia dini,” kata Prabowo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Kompleks Kantor Pusat BI, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025) malam.
Presiden memaparkan bahwa hingga saat ini pemerintah telah memproduksi dan menyalurkan lebih dari 2 miliar porsi makanan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jumlah tersebut melampaui target awal sebesar 1,8 miliar porsi.

“Tiap hari menerima makan, sudah 2 miliar meals, 2 miliar makanan sudah kita produksi dan sudah kita sampaikan ke penerima manfaat. Saya kira ini prestasi yang cukup membanggakan,” ujar Prabowo.
Menurutnya, capaian itu bukan semata hasil kerja pemerintah pusat, tetapi wujud sinergi antarinstansi dan kerja lapangan ribuan petugas gizi di seluruh Indonesia.
Dalam pidatonya, Prabowo memberikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) yang dipimpin Dadan Hindayana, yang ia sebut sebagai garda terdepan pelaksanaan MBG.
“Saudara-saudara, saya terima kasih kepada Kepala BGN, kita sudah mencapai kalau tidak salah hari ini lebih dari 44 juta penerima manfaat,” ucap Prabowo.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir dalam acara tersebut, serta tokoh ekonomi nasional yang ikut mendukung keberhasilan program.
“Saya terima kasih, saya mendapat suatu takdir yang baik, saya dibantu oleh orang-orang hebat yang membantu saya. Sehingga yang kita capai ini adalah hasil kita semua,” ungkapnya.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus memperluas cakupan MBG sebagai bagian dari strategi nasional menurunkan stunting, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat kesehatan generasi muda.
Ia menilai keberhasilan penyaluran lebih dari 2 miliar porsi makanan adalah bukti nyata bahwa program tersebut berjalan efektif dan mendapat dukungan luas.
“Ini prestasi yang cukup membanggakan,” tegasnya. (*/Rel)



