PADANG, ALINIANEWS.COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak gangguan kualitas air bersih di wilayah Pusat Kota Padang.
Gangguan tersebut terjadi akibat kerusakan pada pompa dosing di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, yang berdampak pada distribusi air dalam kondisi keruh dan tidak memenuhi standar pelayanan.
Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas kondisi tersebut.

“Kami ingin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mengalami kualitas air keruh (tidak bagus) hari ini. Saat ini, tim teknis kami tengah melakukan perbaikan untuk segera mengatasi masalah tersebut,” ujar Hendra di Padang, Jumat (22/2/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan pada pompa dosing komponen penting dalam sistem pengolahan air menyebabkan proses pengaturan dosis bahan kimia tidak berjalan optimal. Akibatnya, air yang didistribusikan ke pelanggan tidak memenuhi standar kualitas sebagaimana biasanya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang hari ini menerima air dalam kondisi keruh atau kurang baik. Tim teknis sedang bekerja maksimal melakukan perbaikan agar distribusi air kembali normal secepatnya,” katanya.
Menurut Hendra, pompa dosing memiliki peran vital dalam proses penjernihan dan stabilisasi kualitas air sebelum dialirkan ke rumah pelanggan. Gangguan pada sistem tersebut berdampak langsung pada hasil akhir pengolahan.
Selain kerusakan teknis, Perumda AM Padang juga mencatat adanya peningkatan kekeruhan air baku di intake Kampung Koto yang melampaui batas kemampuan pengolahan. Kondisi ini memperberat proses produksi air bersih di IPA Gunung Pangilun.
Hendra menegaskan gangguan tersebut merupakan situasi yang tidak diharapkan dan berada di luar kendali operasional rutin perusahaan. Meski demikian, langkah cepat telah dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap masyarakat.
“Ini merupakan kejadian yang tidak kami harapkan, dan kami akan berupaya maksimal agar gangguan ini dapat segera teratasi dan kualitas air kembali normal,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya memahami air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat, baik untuk rumah tangga maupun aktivitas usaha.
“Kami memahami bahwa air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat, baik untuk rumah tangga maupun aktivitas usaha. Karena itu, perbaikan dilakukan secara intensif agar kualitas air kembali sesuai standar pelayanan,” tambah Hendra.
Perumda AM Padang mengimbau pelanggan yang masih mengalami gangguan agar segera melaporkan melalui kanal layanan resmi perusahaan. Laporan tersebut akan menjadi prioritas penanganan lanjutan di lapangan.
Manajemen juga memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang, termasuk dengan memperketat pengecekan berkala terhadap peralatan utama di instalasi pengolahan air.
Perusahaan milik daerah itu turut menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan pengertian masyarakat selama proses perbaikan berlangsung.
Dengan perbaikan yang tengah dikebut oleh tim teknis, Perumda AM Padang optimistis distribusi air bersih di wilayah terdampak segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat di Pusat Kota Padang dapat berjalan tanpa hambatan. (*/Rel)




