spot_img
spot_img

Pengacara Hilang 20 Hari Ditemukan Tewas di Hutan Jati Cilacap

CILACAP, ALINIANEWS.COM — Kasus hilangnya pengacara Aris Munadi akhirnya berujung tragis. Anggota DPC Peradi Purwokerto itu ditemukan tewas dan dikubur secara tidak wajar di kawasan hutan jati Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Kamis (11/12/2025). Penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang sejak ia dinyatakan hilang pada 22 November lalu.

Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setyoko, mengungkapkan jenazah ditemukan dini hari dalam kondisi tertimbun tanah sedalam sekitar satu meter. Lokasi penemuan berada di area hutan yang sepi dan jarang dilalui warga.

“Korban dikubur sudah dua mingguan lebih. Yang menemukan pertama kali dari kita, tim gabungan, setelah kami melakukan analisa. Dari hasil analisa tersebut, kami saat ini memeriksa beberapa orang sebagai saksi,” ujar Guntar.

Iklan

Polisi menegaskan kondisi jenazah mengarah pada dugaan pembunuhan. “Jasad korban ditemukan terkubur dengan kedalaman sekitar 1 meter. Lokasinya di hutan jati yang sepi dan jarang ada aktivitas masyarakat. Diduga jadi korban pembunuhan,” jelasnya.

Empat Orang Diamankan, Diduga Rekan Korban

Dalam proses penyelidikan, penyidik mengamankan empat orang yang diduga terkait dengan kasus tersebut. Mereka disebut memiliki hubungan dengan korban.

“Kami sudah mengamankan empat orang yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut. Dari situlah kami bisa menemukan lokasi korban dikubur,” kata Guntar.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan siapa pelaku utama. Penyebab kematian dan luka-luka pada tubuh korban masih menunggu hasil autopsi.

BACA JUGA  Pemko Padang Gelar Pesantren Ramadan di 1.100 Masjid dan Musala

“Pelaku belum bisa kami simpulkan, tetapi saksi selain keluarga korban ada empat orang. Hubungannya rekan korban, mereka saling mengenal,” katanya.

Kronologi Hilangnya Aris Munadi

Aris Munadi terakhir berkomunikasi dengan keluarganya pada Sabtu (22/11/2025). Saat itu ia berpamitan hendak menuju wilayah Jeruklegi, Cilacap. Namun setelah itu ia tak bisa dihubungi lagi.

Istrinya melaporkan kehilangan ke DPC Peradi Purwokerto pada Senin (24/11). Ketua DPC Peradi Purwokerto, Happy Sunaryanto, menyebut pihak keluarga langsung meminta bantuan organisasi.

“Awalnya istri Pak Aris Munadi menemui pengurus DPC Peradi dan telepon ke saya. Saya kemudian cerita ke pengurus dan memberikan saran langkah yang harus dilakukan,” kata Happy.

Pada 25 November, laporan resmi dibuat ke Polresta Banyumas. Tiga hari setelahnya, mobil yang digunakan Aris ditemukan di Desa Mekarsari, Kutowinangun, Kebumen, dalam kondisi terkunci.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan, menjelaskan mobil itu dibuka menggunakan kunci cadangan dari keluarga.

“Kondisi mobil waktu ditemukan terkunci. Kami membukanya menggunakan kunci serep milik korban yang dibawa oleh pihak keluarga,” terangnya.

Polisi saat itu memeriksa lima saksi, termasuk warga yang menemukan mobil tersebut.

Penyelidikan kemudian mengarah ke hutan jati di Kawunganten, Cilacap. Dari informasi dan analisis, tim gabungan akhirnya menemukan lokasi penguburan jenazah Aris yang berjarak sekitar 200 meter dari jalan raya.

BACA JUGA  Pemkab Dharmasraya Tancap Gas: Program MBG Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

Mayat diperkirakan telah dikubur lebih dari dua minggu sebelum ditemukan.

Jenazah Aris dimakamkan di TPU Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas. DPC Peradi Purwokerto menyatakan duka mendalam sekaligus menegaskan akan mengawal proses hukum hingga tuntas.

Kabid Organisasi Tata Laksana Data dan Informasi DPC Peradi Purwokerto, Saleh Darmawan, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah cepat kepolisian.

“Kami akan mengawal sampai tuntas. Yang terpenting saat ini adalah memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur,” ujarnya.

Dia menegaskan komitmen organisasi untuk menjaga kehormatan profesi advokat.

“Ini kami buat sebagai laporan dan informasi kepada seluruh rekan sejawat. Kami berduka, tetapi kami tetap akan mengawal proses hukum hingga selesai,” tutupnya.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami motif dan keterlibatan para saksi yang diamankan untuk menguak siapa dalang di balik pembunuhan tragis terhadap Aris Munadi. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses