spot_img
spot_img

Peletakan Batu Pertama SPPG Linduk 2, Penguatan Akar Program Makan Bergizi Gratis dari Desa

Peletakan Batu Pertama SPPG Linduk 2, Penguatan Akar Program Makan Bergizi Gratis dari Desa

Kabupaten Serang, Banten, 14 Februari 2026  — Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menunjukkan penguatan nyata di tingkat akar rumput. Hal ini ditandai dengan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Linduk 2, di bawah naungan Yayasan Raudatul Islamiah Umbul, yang dilaksanakan di Desa Linduk, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada [tanggal kegiatan].

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya membangun infrastruktur pendukung MBG yang berkelanjutan, berbasis desa, berbasis komunitas, dan berbasis gotong royong, guna memastikan layanan pemenuhan gizi masyarakat—khususnya anak-anak dan kelompok rentan—dapat berjalan secara optimal dan merata.

Iklan

Acara tersebut dihadiri oleh pengurus yayasan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD Gemas) Indonesia, sebagai mitra strategis pelaksana dapur MBG di berbagai daerah.

SPPG sebagai Pilar Teknis Program MBG

Pembangunan SPPG Linduk 2 dirancang bukan sekadar sebagai fasilitas dapur, melainkan sebagai pilar teknis pelaksanaan Program MBG, yang mengintegrasikan standar kebersihan, keamanan pangan, manajemen distribusi, serta pemberdayaan masyarakat lokal.

Ketua Yayasan Raudatul Islamiah Umbul menyampaikan bahwa SPPG Linduk 2 akan menjadi pusat layanan yang mendukung pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan sekaligus membuka ruang partisipasi ekonomi warga sekitar.

> “SPPG Linduk 2 kami bangun sebagai bagian dari ikhtiar besar mendukung Program MBG. Ini bukan hanya dapur, tetapi pusat pengabdian sosial dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada masa depan generasi,” ujarnya.

BACA JUGA  HIPMI Minta Impor 105.000 Pikap India untuk KDMP Ditinjau Ulang, Dorong Produksi Lokal

HMD Gemas: MBG Harus Diperkuat dari Desa

Mewakili DPP HMD Gemas Indonesia, Prasetyo menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG sangat ditentukan oleh kesiapan dapur layanan di tingkat desa, seperti SPPG Linduk 2.

> “Program Makan Bergizi Gratis membutuhkan fondasi yang kuat di lapangan. SPPG Linduk 2 adalah contoh nyata bagaimana desa mengambil peran strategis dalam menyukseskan agenda nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegas Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa dapur MBG bukan hanya instrumen teknis, tetapi juga ruang transformasi sosial.

> “Dapur SPPG adalah simbol kehadiran negara melalui kolaborasi masyarakat. Dari tempat inilah makanan bergizi disiapkan dengan standar, didistribusikan dengan tanggung jawab, dan diharapkan mampu melahirkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” lanjutnya.

Prasetyo juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Raudatul Islamiah Umbul dan masyarakat Desa Linduk yang dinilai progresif dalam menangkap arah kebijakan nasional dan menerjemahkannya menjadi aksi konkret.

> “DPP HMD Gemas Indonesia siap mengawal, mendampingi, dan memastikan SPPG Linduk 2 berjalan sejalan dengan standar MBG, transparan, profesional, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Model Kolaborasi Nasional dari Kabupaten Serang

SPPG Linduk 2 diharapkan menjadi model kolaborasi antara yayasan, masyarakat, dan mitra nasional, sekaligus memperkuat ekosistem MBG di Kabupaten Serang dan Provinsi Banten secara umum.

Melalui pembangunan ini, seluruh pihak menegaskan bahwa Program MBG tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan infrastruktur yang memadai dan komitmen sosial yang kuat di tingkat lokal.

BACA JUGA  BGN Bantah Klaim Mitra SPPG Raup Untung Rp1,8 Miliar per Tahun dari Program MBG

Acara ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya pembangunan SPPG Linduk 2 sebagai simbol sinergi desa dan negara dalam menyiapkan masa depan generasi yang lebih sehat, berkualitas, dan bermartabat. (*/ Marlis )

 

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses