ALINIANEWS.COM (Sorong) – Misteri kematian tragis Kesia Irena Yola Lestaluhu (20) akhirnya terungkap. Wanita muda yang ditemukan tanpa busana dan penuh luka tusukan di Pantai Saoka, Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (12/1/2025), ternyata dibunuh oleh seorang oknum anggota TNI Angkatan Laut berinisial A.
Pelaku yang bertugas di Koarmada III kini telah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal XIV/Sorong untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Danpomal Lantamal XIV/Sorong, Letkol Laut (PM) Dian Sumpena, mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari temuan jenazah di Pantai Saoka.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Polresta Sorong mengarah pada keterlibatan seorang anggota TNI AL.
“Setelah itu kami berkoordinasi, dan hasilnya menunjukkan bahwa pelaku adalah anggota kami. Anggota tersebut mengakui perbuatannya,” ujar Dian, Senin (13/1/2025), dilansir dari detik.com.
Dian menjelaskan, pelaku A telah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan intensif. Meski demikian, motif pembunuhan tersebut masih dalam pendalaman. “Kami masih mendalami motifnya, maksud dan tujuannya apa,” tambahnya, seperti dikutip dari Kompas.com.
Jenazah Kesia ditemukan dengan 27 luka tusukan di tubuhnya, sebagian besar di punggung dan satu di dada. Hal ini diungkapkan oleh ibu korban, Aminah Lestaluhu, yang mendampingi proses identifikasi di RSUD Sele Be Solu Sorong.
“Menurut keterangan dokter, Kesia mengalami 27 luka bekas tusukan di tubuh,” katanya.
Sementara itu, Dian memastikan pelaku akan menghadapi hukuman berat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Pelaku dijerat Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, yang memungkinkan sanksi berat, termasuk pemecatan dari institusi,” tegasnya.
Penemuan jenazah Kesia sempat menggemparkan warga setempat. Mayat tanpa busana itu ditemukan oleh seorang anak yang sedang bermain di pantai, kemudian dilaporkan ke Polsek Sorong Barat.
Tragedi ini menjadi sorotan publik, terutama terkait keterlibatan aparat dalam tindakan kriminal seperti ini. Dengan kasus ini, Pomal dan Polresta Sorong berkomitmen melakukan penyelidikan menyeluruh demi memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya. (at)




