spot_img
spot_img

Menkes Sebut Kasus Campak Muncul di Wilayah Bencana Aceh hingga Sumbar, Ribuan Nakes Dikerahkan

JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan munculnya kasus penyakit campak di sejumlah wilayah terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah pun langsung mengerahkan ribuan tenaga kesehatan untuk melakukan imunisasi tambahan.

Hal tersebut disampaikan Budi usai mengikuti rapat koordinasi satuan tugas (satgas) penanganan bencana di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

“Karena campak itu penyakit yang sangat menular. Jadi kita lihat di beberapa kota timbul, jadi segera kita lakukan imunisasi tambahan. Ini dilakukan oleh relawan-relawan tadi,” ujar Budi.

Iklan

Menurutnya, sebagian besar tenaga kesehatan yang diterjunkan difokuskan ke wilayah-wilayah terpencil yang minim akses layanan kesehatan. Di daerah tersebut, masyarakat kesulitan menjangkau puskesmas atau fasilitas medis lainnya.

“Ini contohnya, karena mereka masuk ke desa-desa yang terpencil, jadi nggak bisa layanan kesehatan, nggak bisa ke puskesmas masyarakatnya, jadi kita datangi,” jelasnya.

Selain imunisasi, Kementerian Kesehatan juga memberikan layanan trauma healing bagi warga terdampak bencana, khususnya anak-anak. Tim yang diterjunkan terdiri dari tenaga kesehatan hingga psikiater klinis.

“Kita juga lakukan trauma healing, cukup banyak sekitar 30 setiap batch kita kirim. Itu psikiater-psikiater klinis untuk bisa menghibur anak-anak yang ada di sana,” kata Budi.

Budi menyebut, hingga saat ini pemerintah telah mengirim sekitar 6.100 tenaga kesehatan ke wilayah terdampak. Para nakes tersebut ditempatkan secara bergiliran setiap dua minggu untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.

BACA JUGA  Pemkab Dharmasraya Tancap Gas: Program MBG Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

“Ada 6.100 kita sudah kirim. Ini muter setiap dua minggu. Jadi sekarang sudah turun ke 500–600-an, selalu ada di sana ya. Kita taruh untuk melayani posko-posko pengungsian dan juga desa-desa yang terisolir,” ujarnya.

Pemerintah juga memastikan pendirian posko kesehatan di sejumlah lokasi yang masih terisolasi guna menjangkau masyarakat terdampak secara maksimal.

Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah meluasnya penyebaran penyakit menular pascabencana sekaligus memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses