KPPG BGN Pekanbaru kunjungi SPPG ALINIA PARAK KARAKAH – Padang
Padang, Sumatera Barat, 26 Desember 2025 – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan supervisi KPPG BGN Pekanbaru ke Dapur SPPG Alinia Parak Karakah, Kota Padang.
Kunjungan ini dipimpin oleh Dr. Syartiwidya, selaku Kepala KPPG BGN Pekanbaru, didampingi oleh Firnadyani (Kepala Tata Usaha KPPG), M. Ikhsan (Kepala Regional Sumatera Barat), serta Utami (Koordinator Wilayah Padang). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola, pengawasan, dan pembinaan terhadap pelaksanaan Program MBG agar berjalan sesuai dengan standar nasional yang telah ditetapkan.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap operasional dapur SPPG, mulai dari sistem kerja, kebersihan dan sanitasi, kesiapan sumber daya manusia, hingga mekanisme administrasi dan pelaporan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang dialog konstruktif antara BGN dan mitra pelaksana untuk memperkuat mutu layanan pemenuhan gizi kepada masyarakat.
Rombongan KPPG BGN juga berdialog langsung dengan Drs. H. Marlis, MM, C.Med, selaku Mitra dan Pembina Yayasan Alinia Entrepreneur Indonesia, yang menaungi operasional SPPG Alinia Parak Karakah. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sulthan (Kepala SPPG) dan Sharah (Staf Akunting).
Dalam keterangannya, Dr. Syartiwidya menegaskan bahwa keberadaan SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional peningkatan kualitas gizi masyarakat.
> “Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Badan Gizi Nasional untuk memastikan bahwa setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi mampu menjalankan tugasnya secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga pembinaan dan penguatan kemitraan agar seluruh SPPG tumbuh sebagai unit pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya,” ujar Dr. Syartiwidya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan Program MBG sangat ditentukan oleh kolaborasi yang solid antara pemerintah dan mitra di lapangan.
> “SPPG adalah ujung tombak pelayanan gizi. Karena itu, disiplin tata kelola, integritas, serta komitmen pelayanan publik harus menjadi budaya kerja bersama. Inilah yang akan memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Drs. H. Marlis, MM, C.Med, selaku Mitra dan Pemilik Dapur SPPG Alinia Parak Karakah, menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus menjaga standar layanan sesuai arahan BGN.
> “Kami menyambut kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan pendampingan yang sangat berarti. Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kegiatan operasional, tetapi merupakan amanah sosial dan wujud kehadiran negara dalam menjamin masa depan generasi bangsa,” ujar Drs. H. Marlis.
> “Dengan pendampingan dan arahan dari BGN, kami berkomitmen menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses pelayanan. Kami percaya, kemitraan yang kuat akan melahirkan dampak besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tambahnya.
Melalui kegiatan supervisi ini, BGN menegaskan kembali pentingnya sinergi antara pemerintah dan mitra daerah dalam membangun sistem layanan gizi yang profesional, berintegritas, dan berkelanjutan. SPPG diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai dapur pelayanan, tetapi juga menjadi bagian strategis dalam memperkuat ketahanan gizi nasional menuju Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing. (*/ Redaksi )
—




