spot_img
spot_img

KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Pemerasan Sertifikat K3, Total Jadi 14 Orang

JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengembangkan penyidikan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Tiga pejabat tinggi Kemenaker resmi ditetapkan sebagai tersangka baru, sehingga total tersangka kini mencapai 14 orang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan ketiga tersangka tersebut berinisial CFH, HR, dan SMS. KPK juga telah mengeluarkan larangan bepergian ke luar negeri terhadap mereka.

“KPK kembali menetapkan tiga orang tersangka baru,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
“Telah dilakukan cegah keluar negeri atau cekal, yaitu terhadap Saudara CFH, HR, dan SMS,” kata dia.

Iklan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga tersangka baru tersebut adalah:

  • Chairul Fadly Harahap, Sekretaris Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3,

  • Haiyani Rumondang, Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3,

  • Sunardi Manampiar Sinaga, Kepala Biro Humas Kemenaker.

KPK menduga ketiganya menerima aliran dana dari praktik pemerasan yang terjadi pada proses sertifikasi K3.

Kasus ini sebelumnya menyeret eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer (Noel), yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 20 Agustus 2025. KPK menemukan indikasi bahwa Noel menerima Rp 3 miliar dari praktik pemerasan tersebut.

“Sejumlah uang tersebut mengalir kepada pihak penyelenggara negara yaitu Saudara IEG sebesar Rp 3 miliar pada Desember 2024,” jelas Ketua KPK, Setyo Budiyanto.

BACA JUGA  KPK Beri Atensi Program MBG dan Koperasi Merah Putih untuk Cegah Korupsi

KPK mengungkap modus pemerasan dilakukan melalui praktik memperlambat, mempersulit, atau menghentikan permohonan sertifikat K3 bagi pihak yang tidak bersedia membayar lebih. Padahal tarif resmi sertifikasi hanya Rp 275.000.

“Fakta di lapangan menunjukkan pekerja atau buruh harus mengeluarkan biaya hingga Rp 6.000.000,” ujar Setyo.
Menurut KPK, selisih tarif itu menyebabkan kerugian hingga Rp 81 miliar yang mengalir ke para tersangka.

KPK menyebut Noel mengetahui praktik tersebut telah berlangsung sejak 2019, namun ketika menjabat sebagai Wamenaker justru membiarkan dan ikut meminta bagian.

“Peran IEG adalah dia tahu, dan membiarkan bahkan kemudian meminta,” tegas Setyo.

Daftar Lengkap 11 Tersangka Sebelumnya

Sebelum penetapan tiga tersangka baru, KPK telah menetapkan dan menahan 11 orang, yaitu:

  1. Irvian Bobby Mahendro – Koordinator kelembagaan dan personil K3

  2. Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator pengujian dan evaluasi kompetensi

  3. Subhan – Subkoordinator keselamatan kerja Dit Bina K3

  4. Anitasari Kusumawati – Koordinator kemitraan dan personel kesehatan kerja

  5. Immanuel Ebenezer – eks Wamenaker 2024–2029

  6. Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 sejak Maret 2025

  7. Hery Sutanto – Direktur Bina Kelembagaan 2021–Februari 2025

  8. Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator

  9. Supriadi – Koordinator

  10. Temurila – Pihak PT KEM Indonesia

  11. Miki Mahfud – Pihak PT KEM Indonesia

KPK juga menyebut Irvian Bobby menerima bagian terbesar, yakni Rp 69 miliar.

BACA JUGA  BGN Tegaskan Penguatan Disiplin, Standar Mutu, dan Transparansi Program MBG

Penyitaan Mobil Mewah hingga Ponsel

Dalam penggeledahan lanjutan, penyidik KPK menyita empat unit ponsel dan empat mobil mewah milik Noel, yakni:

  • Toyota Alphard

  • Toyota Land Cruiser

  • BAIC

  • Mercedes-Benz

KPK menegaskan Alphard bukan bagian dari gratifikasi karena merupakan kendaraan sewaan dari Kemenaker.

KPK menyatakan tidak menutup kemungkinan penambahan tersangka baru, mengingat jaringan pemerasan ini dinilai sistematis dan telah berlangsung bertahun-tahun.

“Penyidikan masih terus berlangsung,” kata Budi.

Kasus korupsi sertifikasi K3 ini menjadi salah satu perkara besar yang disorot publik karena berdampak langsung pada pekerja dan buruh yang seharusnya mendapat perlindungan melalui sertifikasi keselamatan kerja. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses