spot_img
spot_img

Kemensos Percepat Penyaluran Bansos Adaptif di Tiga Provinsi Sumatera, Target Cair Sebelum Lebaran

JAKARTA, ALINIANEWS.COM — Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) adaptif bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah menargetkan bantuan bagi penerima yang datanya telah dinyatakan valid dapat tersalurkan sebelum Hari Raya Lebaran.

Penyaluran bansos tersebut dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Hingga kini, data yang telah terverifikasi mencatat lebih dari 67 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) untuk bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga dengan total anggaran Rp203,6 miliar. Selain itu, tersedia bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta per kepala keluarga dengan total nilai mencapai Rp339,4 miliar.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan jaminan hidup (jadup) sebesar Rp450 ribu per orang per bulan selama tiga bulan bagi lebih dari 248 ribu penerima manfaat. Total anggaran yang dialokasikan untuk jadup mencapai Rp335,5 miliar.

Iklan

Untuk korban meninggal dunia, disediakan santunan ahli waris bagi 1.015 jiwa sebesar Rp15 juta per jiwa dengan total Rp15,2 miliar. Sementara bantuan kedaruratan dialokasikan senilai Rp110,1 miliar. Secara keseluruhan, total bantuan untuk penanganan bencana di tiga provinsi di Sumatera tersebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan proses penyaluran saat ini terus dipercepat agar dana dapat segera diterima masyarakat.

“Ini sedang berproses, ya mudah-mudahan dalam minggu ini sudah prosesnya lebih cepat lagi, data-data yang sudah valid bisa disalurkan sebelum Lebaran,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

BACA JUGA  BGN Wajibkan SPPG Cantumkan Harga dan Kandungan Gizi Menu MBG

Pernyataan itu disampaikan usai agenda di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Senin (2/3) malam. Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran dilakukan secara berlapis guna menjamin ketepatan sasaran sekaligus akuntabilitas penggunaan anggaran.

Menurutnya, data awal bersumber dari BNPB, kemudian ditetapkan secara by name by address oleh kepala daerah. Data tersebut selanjutnya ditandatangani oleh kepala kejaksaan negeri dan kapolres setempat sebelum diajukan kepada Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.

Setelah disahkan, data diteruskan ke Kemensos untuk divalidasi sebelum bantuan dicairkan kepada para penerima.

“Nah sekarang sudah kita mulai proses salurkan, sudah lebih dari 10 persen yang kita salurkan, kita harapkan terus bertambah, nanti kita akan berikan informasi lagi jika proses penyalurannya sudah hampir selesai,” pungkas Gus Ipul. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses