spot_img
spot_img

Erick Thohir Pamitan Haru dari Kementerian BUMN: “Saya Mohon Maaf, Semua untuk Bangsa”

JAKARTA, ALINIANEWS.COM — Suasana haru menyelimuti Ballroom Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025). Di hadapan jajaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir berdiri dengan suara bergetar. Setelah hampir enam tahun memimpin, ia resmi berpamitan, meninggalkan jabatan sebagai Menteri BUMN untuk menjalankan amanah baru sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

“Dengan segala kerendahan hati, selama 6 tahun saya di sini saya mohon maaf, mohon maaf kalau ada kata-kata saya yang salah. Kalau ada sikap saya yang salah. Tapi semua untuk kemajuan kita, untuk kemajuan bangsa kita,” ucap Erick sambil menundukkan badan. Riuh tepuk tangan pegawai yang hadir memecah keheningan, mengiringi kalimat pamit sang menteri.

Erick Thohir tercatat menjabat Menteri BUMN sejak Oktober 2019 pada Kabinet Indonesia Maju era Presiden Joko Widodo, kemudian kembali dipercaya di Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto hingga September 2025. Kini, tongkat estafet Kementerian BUMN dilanjutkan oleh Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN.

Iklan

“Memberhentikan dengan hormat masing-masing satu Erick Thohir Menteri BUMN periode 2024–2029,” demikian bunyi Keputusan Presiden yang dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti, saat pelantikan di Istana Negara, Rabu (17/9).

Dalam acara perpisahan bertajuk Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih, Erick tak hanya menyampaikan permohonan maaf. Ia juga menitipkan pesan mendalam kepada para pegawai Kementerian BUMN.

BACA JUGA  KPK Jelaskan Awal Mula Kasus Akuisisi PT JN oleh ASDP, Respons soal Rehabilitasi Tiga Terpidana

“Saya mohon maaf. Mohon maaf, kalau ada kata-kata saya yang salah. Kalau ada, sikap-sikap saya yang salah tapi untuk kemajuan kita, untuk kemajuan bangsa kita. Terima kasih,” katanya lagi, kali ini dengan mata berkaca-kaca.

Erick menegaskan dirinya kini adalah masa lalu, sementara pegawai dan Plt. Menteri Dony Oskaria adalah masa depan. “Rumah di mana kita keluarga yang rukun, semua cari nafkah supaya keluarga itu baik. Saling menjaga dan yang penting rumah ini rumah yang bahagia dan tetangganya pun merasakan kebahagiaan itu. Sepakat? Itu yang kita bangun. Kita membangun manusia seutuhnya di sini. Bukan hanya korporasinya,” ungkapnya.

Kenangan enam tahun kebersamaan pun terlintas. Erick mengapresiasi dedikasi pegawai yang tak kenal lelah, bahkan di masa pandemi Covid-19. “Saya titip. Jangan ubah jati diri kalian. Justru kalian harus lebih bagus lagi. Karena Indonesia perlu orang-orang bagus. Bangsa ini perlu orang-orang bagus,” ujarnya penuh penekanan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung hadirnya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) yang digagas Presiden Prabowo. Erick menyebut Danantara sebagai keluarga baru Kementerian BUMN yang perlu dijaga bersama.

“Bapak Presiden sekarang mendorong, dengan lahir Danantara, ini menjadi sebuah kekuatan investasi untuk masa depan kita. Kalian harus dukung. Saya titip. Kita ini keluarga besar,” pesannya.

Para pegawai yang hadir kompak mengenakan kemeja putih dan celana khaki. Tampak pula Wakil Menteri BUMN sekaligus Plt. Menteri Dony Oskaria dan Wakil Menteri Aminuddin Ma’ruf, turut melepas sang mantan menteri dengan hangat.

BACA JUGA  Kasus Korupsi Rumah Dinas DPR Mandek, BPKP Belum Rampungkan Audit Kerugian Negara

Meski berpindah tugas ke Kementerian Pemuda dan Olahraga, Erick berharap momen itu bukanlah akhir. “Yang kita bangun adalah rumah. Rumah yang harus terus dijaga. Saya berharap ini bukanlah perpisahan,” katanya menutup pidato.

(*/REL)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses