spot_img
spot_img

DARURAT SUMATERA: Saatnya Presiden Prabowo Menetapkan Bencana Nasional

Oleh : Drs.H.Marlis,MM (Warga Sumbar yang turut bermohon)

Di sepanjang bentang alam Sumatera dari Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Aceh bumi berguncang, lereng runtuh, sungai meluap, dan ribuan warga kini terjebak dalam lingkaran bencana yang tak kunjung berhenti. Setiap hari, ada rumah yang hanyut, ada jembatan yang hilang, ada harapan yang menipis.

Kerusakan yang terjadi bukan lagi hitungan kabupaten atau provinsi. Ini adalah rangkaian bencana yang saling bertaut, membentuk gelombang kehancuran besar yang dampaknya telah melampaui batas kewenangan daerah. Jalan nasional terputus, fasilitas kesehatan lumpuh, logistik tersendat, dan ribuan keluarga kini hidup dalam kondisi serba kekurangan.

Iklan

Tetapi di tengah kondisi yang begitu gawat, masyarakat bertanya dengan getir:

“Mengapa Pemerintah Pusat belum menetapkan status Bencana Nasional?”

Warga dari Sumbar, Sumut, hingga Aceh tidak meminta sesuatu di luar batas kewajaran. Mereka tidak menuntut fasilitas mewah atau perhatian khusus. Mereka hanya meminta negara hadir dengan kekuatan penuh, kekuatan yang hanya bisa digerakkan apabila status Bencana Nasional ditetapkan.

Saat ini, kapasitas pemerintah daerah jelas tidak memadai.

Evakuasi terbatas. Bantuan logistik kurang. Infrastruktur kritis tak bisa dipulihkan cepat.

Inilah alasan mengapa status Bencana Nasional bukan hanya penting, tetapi mendesak.

Seruan Tegas dari Senator Sumatera Barat Irman Gusman

Melihat situasi kian memburuk, salah satu tokoh bangsa yang dikenal lantang dan tegas, Senator Irman Gusman, menyampaikan desakan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam pernyataan kerasnya, ia menyampaikan:

BACA JUGA  BGN Bantah Klaim Mitra SPPG Raup Untung Rp1,8 Miliar per Tahun dari Program MBG

“Pak Presiden, ini bukan lagi bencana biasa. Kerusakan dan dampaknya sudah pada level nasional.

Rakyat Sumbar, Sumut, dan Aceh sangat membutuhkan tindakan cepat dan menyeluruh.

Kami mendesak Pemerintah untuk segera menetapkan status Bencana Nasional demi keselamatan jutaan warga.”

Ia menegaskan bahwa kebijakan lambat justru memperbesar risiko korban dan memperlama pemulihan.

“Ini bukan soal politik, ini soal nyawa manusia. Negara tidak boleh ragu,” tegasnya.

Mengapa Status Bencana Nasional Penting?

Karena penetapan ini akan:

• Menghadirkan koordinasi nasional secara total

• Membuka akses anggaran negara untuk penanganan cepat

• Menggerakkan TNI, Polri, BNPB, Basarnas, dan seluruh lembaga kunci dalam skala penuh

• Mempercepat pembangunan ulang jembatan, jalan nasional, fasilitas vital, dan rumah warga

• Memberikan harapan baru bagi ribuan keluarga yang kini kehilangan segalanya

Ini bukan hanya administrasi.

Ini adalah penentu hidup dan mati, penentu cepat atau lambatnya pemulihan Sumatera.

Harapan Tertinggi untuk Presiden Prabowo

Tulisan singkat ini adalah jeritan dari tanah yang sedang terpuruk. Seruan yang datang dari anak-anak yang tidur di tenda basah, dari ibu-ibu yang kehilangan dapur, dari para ayah yang tak lagi punya mata pencaharian. Rakyat percaya, Presiden Prabowo dikenal sebagai pemimpin tegas yang selalu mendahulukan kepentingan bangsa. Maka hari ini, harapan itu dititipkan kepada beliau:

Tetapkan Status BENCANA NASIONAL.

BACA JUGA  Baleg DPR Soroti Impor 105 Ribu Pikap dari India, Dinilai Bertentangan dengan Komitmen Kemandirian Industri

Demi keselamatan rakyat. Demi bangkitnya Sumatera. Demi Indonesia yang tak membiarkan satu bagian pun dari tubuhnya menderita sendirian.

Ketika Sumatera berteriak minta tolong, seluruh Indonesia seharusnya sigap memeluknya. (*/ Marlis-Warga Sumbar yg turut bermohon)

 

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses