spot_img
spot_img

37 Siswa MTsN 2 Pasaman Menutup Bootcamp dengan Haru, Percaya Diri, dan Prestasi

DHARMASRAYA, ALINIANEWS.COM — Sebanyak 37 siswa MTsN 2 Pasaman resmi menuntaskan rangkaian Bootcamp Bahasa Inggris di Kampung Inggris Alinia (KIA) yang berlangsung selama 7 hari, dari 12 hingga 18 Januari 2026, dengan pendampingan 2 orang guru pembimbing. Kegiatan ini merupakan puncak sekaligus penguatan dari proses pembelajaran Bahasa Inggris selama tiga bulan yang sebelumnya telah dilaksanakan di MTsN 2 Pasaman dengan metode khusus Kampung Inggris Alinia, dibimbing langsung oleh tutor-tutor KIA. Bootcamp ini tidak sekadar menjadi kegiatan belajar di luar sekolah, melainkan sebuah pengalaman edukatif yang utuh dan transformatif. Para siswa tidak hanya belajar teori, tetapi dilatih untuk menggunakan Bahasa Inggris secara aktif, membangun keberanian berbicara, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui praktik langsung dalam suasana yang menyenangkan dan disiplin.

Metode Khusus, Hasil Nyata

Program ini dirancang sebagai lanjutan terstruktur dari pembelajaran di sekolah. Setelah tiga bulan pembiasaan di kelas, Bootcamp menjadi fase akselerasi—mempercepat penguasaan speaking, listening, dan vocabulary melalui pendekatan learning by doing. Beragam aktivitas edukatif dijalankan, mulai dari daily conversation, vocabulary challenge, role play, public speaking mini session, hingga berbagai permainan edukatif yang mendorong interaksi aktif. Lingkungan Kampung Inggris Alinia yang imersif membuat siswa terbiasa mendengar, berpikir, dan berbicara dalam Bahasa Inggris tanpa rasa takut salah.

Kegembiraan Siswa dan Rasa Percaya Diri yang Tumbuh

Sepanjang kegiatan, raut wajah ceria dan antusiasme tampak jelas dari para peserta. Banyak siswa mengaku kini lebih berani berbicara, tampil di depan umum, dan mengekspresikan ide mereka—sesuatu yang sebelumnya terasa sulit.

Iklan
BACA JUGA  SIG Kirim 36.000 Bata Interlock untuk Huntap Korban Banjir di Padang

“Sekarang jadi lebih berani dan tidak malu lagi,” ungkap salah seorang peserta. Bagi para siswa, Bootcamp ini bukan hanya tentang Bahasa Inggris, tetapi juga tentang menemukan potensi diri, melatih mental, dan belajar percaya pada kemampuan sendiri.

Farewell Party: Panggung Keberanian dan Ekspresi Diri

Puncak kegiatan ditandai dengan Farewell Party yang digelar pada Sabtu malam, berlangsung dalam suasana haru, hangat, dan penuh kegembiraan. Momen ini tidak hanya menjadi acara perpisahan, tetapi juga panggung ekspresi dan pembuktian diri bagi para siswa.

Dalam acara tersebut, para peserta menampilkan kemampuan personal mereka—mulai dari berbicara dalam Bahasa Inggris, penampilan kreatif, hingga unjuk bakat individu dan kelompok—di hadapan Kepala Sekolah, guru pembimbing, para tutor KIA, orang tua, serta seluruh peserta Bootcamp. Penampilan ini menjadi simbol nyata dari proses pembelajaran yang telah mereka jalani: dari rasa ragu menjadi berani, dari diam menjadi percaya diri.

Kebanggaan dari Kampung Inggris Alinia

Yuni Kusmiati, selaku Manager Kampung Inggris Alinia, menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian serta keberanian para siswa MTsN 2 Pasaman.

“Kami sangat bangga melihat perubahan dan perkembangan anak-anak. Mereka datang dengan berbagai keterbatasan dan rasa ragu, namun pulang dengan keberanian, percaya diri, dan kemampuan yang luar biasa. Apa yang mereka tampilkan malam ini adalah bukti bahwa setiap anak hebat, asalkan diberi metode yang tepat dan ruang untuk tumbuh,” ungkap Yuni Kusmiati.

BACA JUGA  Unggahan Menu Terbaik SPPG Dasan Tapen Ditakedown, SPPG Tegaskan Komitmen Transparansi dan Akuntabilitas

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Bootcamp ini juga tidak lepas dari dukungan sekolah, guru pembimbing, serta orang tua yang memberikan kepercayaan penuh kepada Kampung Inggris Alinia dalam mendampingi proses belajar siswa.

Apresiasi Kepala Sekolah MTsN 2 Pasaman

Hadir langsung dalam Farewell Party tersebut, M. Yanto, S.Pd, M.Pd, Kepala Sekolah MTsN 2 Pasaman, turut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Kampung Inggris Alinia.

“Kami menyaksikan langsung bagaimana anak-anak berani tampil, berbicara, dan menunjukkan potensi terbaiknya. Ini bukan sekadar peningkatan Bahasa Inggris, tetapi pembentukan karakter dan mental. Kami sangat mengapresiasi Kampung Inggris Alinia atas dedikasi dan kualitas pendampingannya,” ujar M. Yanto.

Investasi Pendidikan untuk Masa Depan Generasi Muda

Kegiatan Bootcamp ini menegaskan bahwa kolaborasi antara sekolah dan lembaga pendidikan nonformal seperti Kampung Inggris Alinia merupakan model pembelajaran masa depan adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada kompetensi nyata.

Bagi MTsN 2 Pasaman, program ini menjadi investasi strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Sementara bagi para siswa, pengalaman ini akan menjadi kenangan indah sekaligus fondasi kuat untuk perjalanan akademik dan masa depan mereka.

Dari Kampung Inggris Alinia, 37 siswa pulang bukan hanya membawa sertifikat, tetapi juga keberanian baru, rasa percaya diri, dan keyakinan bahwa mereka mampu tampil, berbicara, dan bermimpi lebih besar. (*/ Marlis)

BACA JUGA  Badan Gizi Nasional Bantah Pembagian Makan Bergizi Gratis Saat Sahur
spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses