BGN Tegaskan Larangan Konten Euforia THR di SPPG, Sony Sonjaya: Jaga Etika Publik dan Fokus pada Pelayanan Gizi

JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan penegasan kepada seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia untuk menjaga etika komunikasi publik, khususnya dalam penggunaan media sosial yang berkaitan dengan aktivitas di lingkungan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya menegaskan bahwa BGN melarang keras publikasi konten yang bersifat euforia terkait pembagian maupun penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR) di lingkungan SPPG.

Penegasan ini disampaikan sebagai langkah menjaga sensitivitas sosial sekaligus memastikan bahwa komunikasi publik para mitra pelaksana tetap mencerminkan nilai profesionalisme, empati sosial, dan tanggung jawab moral dalam menjalankan program strategis nasional tersebut.

Iklan

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program negara yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan. Oleh karena itu, seluruh mitra SPPG harus menjaga etika komunikasi publik dan tidak menampilkan konten yang dapat menimbulkan persepsi yang kurang tepat di tengah masyarakat,” tegas Sony Sonjaya dalam keterangan resminya.

BGN juga menginstruksikan bahwa setiap konten yang telah terlanjur dipublikasikan dan mengandung unsur euforia terkait THR harus segera diturunkan dari media sosial guna menghindari dampak negatif terhadap persepsi publik terhadap program MBG.

Menurut Sony, keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh kualitas layanan dapur dan pemenuhan standar gizi, tetapi juga oleh kedewasaan sikap dan komunikasi publik para pelaksana di lapangan.

BACA JUGA  Prabowo Minta Kualitas MBG Ditingkatkan, BGN Siap Tutup SPPG yang Tak Layak

Karena itu, BGN meminta seluruh Kepala SPPG dan mitra pelaksana untuk lebih memfokuskan aktivitas publikasi pada hal-hal yang bersifat konstruktif dan edukatif, antara lain:

kegiatan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas dapur SPPG

penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan

penguatan sistem pengolahan makanan yang higienis dan bergizi

kegiatan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada penerima manfaat

“Silakan mempublikasikan konten yang menunjukkan komitmen peningkatan kualitas pelayanan SPPG, termasuk kegiatan pemeliharaan fasilitas, perbaikan standar sanitasi, serta inovasi pelayanan gizi yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Sony.

BGN juga meminta kepala SPPG dan mitra pelaksana mengingatkan seluruh relawan agar tidak memproduksi maupun menyebarkan konten yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, serta lebih peka terhadap kondisi sosial ekonomi di lingkungan sekitar.

Penegasan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BGN untuk memastikan bahwa seluruh pelaksanaan Program MBG di lapangan berjalan dengan disiplin, profesional, serta tetap menjaga kepercayaan publik.

“Program MBG adalah amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seluruh mitra SPPG diharapkan menjaga marwah program ini melalui pelayanan yang berkualitas, komunikasi publik yang bijak, serta sikap yang mencerminkan kepedulian sosial,” pungkas Sony Sonjaya.

BGN menegaskan bahwa integritas, profesionalisme, dan kehati-hatian dalam komunikasi publik merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan dan kepercayaan masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai program strategis nasional pemerintah. (*/Marlis )

BACA JUGA  Platform Digital Wajib Nonaktifkan Akun Anak di Bawah 16 Tahun, PP Tunas Mulai Berlaku 28 Maret
spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses