spot_img
spot_img

Jokowi Jadi Penasihat Bloomberg New Economy, Ini Peran dan Misi Forum Global Tersebut

JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) resmi ditetapkan sebagai salah satu dari 22 anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy. Penunjukan tersebut diumumkan Bloomberg melalui laman resminya pada 23 September 2025 sebagai bagian dari upaya platform global itu menghadapi berbagai tantangan ekonomi dunia yang semakin kompleks.

Penunjukan Jokowi menempatkannya dalam jajaran tokoh internasional berpengaruh yang memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan, bisnis, hingga organisasi multilateral. Dalam kelompok penasihat tersebut, ia bergabung bersama sejumlah nama besar, seperti mantan Chief Economist IMF Gita Gopinath serta Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong yang menjadi ketua kehormatan bersama mantan PM Italia Mario Draghi.

Iklan

Jokowi Akan Berpidato di Bloomberg New Economy Forum 2025

Bloomberg New Economy Forum (BNEF) 2025 digelar pada 19–21 November di Singapura dengan tema “Thriving in an Age of Extremes”. Forum ini dihadiri sekitar 500 pemimpin global dari sektor publik dan swasta untuk membahas perubahan besar dalam ekonomi dunia, termasuk kemajuan kecerdasan buatan, geopolitik, hingga gelombang proteksionisme baru.

Untuk pertama kalinya, Jokowi diundang sebagai pembicara dan dijadwalkan menyampaikan pidato pada sesi penutupan Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 12.00 waktu Singapura.

“Bapak diberikan kesempatan untuk memberikan pidato pada hari Jumat,” kata ajudan Jokowi, Syarif Muhammad Fitriansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (19/11/2025). Dalam keterangan lanjutan pada Kamis (21/11/2025), Syarif memastikan jadwal tersebut berada di sesi siang hari.

BACA JUGA  Prabowo Bentuk Satgas Khusus Darurat Jembatan, Target Bangun 300 Ribu Jembatan untuk Akses Sekolah Anak Pelosok

Dalam unggahan Instagram @jokowi, mantan Presiden RI itu menyampaikan bahwa pidatonya akan berfokus pada arah pembangunan Indonesia dan kontribusinya dalam ekonomi global. Ia berharap forum tersebut bisa menjadi ruang dialog lintas negara dan lintas sektor untuk memperkuat kolaborasi internasional. “Sebagai Dewan Penasihat Bloomberg New Economy, saya dijadwalkan menyampaikan pidato mengenai arah pembangunan Indonesia dan peran kita dalam ekonomi global pada Jumat mendatang,” tulisnya.

Jokowi telah tiba di Singapura sejak 19 November 2025 untuk mengikuti rangkaian forum yang meliputi sesi pleno, diskusi kelompok, serta kesempatan jejaring bersama lebih dari 50 tokoh dunia, termasuk Chairman Michael Bloomberg.

Apa Itu Bloomberg New Economy?

Meski telah berjalan sejak 2018, Bloomberg New Economy masih asing bagi sebagian besar publik. Platform ini dibentuk sebagai respons atas pergeseran kekuatan ekonomi global dari Barat menuju Asia dan kawasan selatan dunia, dipengaruhi oleh perubahan demografi, globalisasi, dan perkembangan teknologi digital.

Mengutip informasi resminya, Bloomberg New Economy bertujuan:

memperkecil kesenjangan pembangunan,

memperluas akses teknologi,

memperkuat perdagangan,

mendorong investasi melalui inovasi dan pendidikan.

Forum ini telah mempertemukan lebih dari 1.500 pemimpin global kepala negara, CEO, investor, hingga aktivis dalam berbagai pertemuan internasional yang pernah digelar di Singapura, Beijing, Marrakesh, dan Sao Paulo.

Tema besar yang diangkat selalu terkait transformasi ekonomi, risiko geopolitik, rantai pasok global, dan keberlanjutan.

BACA JUGA  Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Resmi Bebas Usai Dapat Rehabilitasi Presiden Prabowo

Dewan Penasihat Global dibentuk pada April 2025 untuk memberi masukan strategis menghadapi tantangan ekonomi dan geopolitik yang kian rumit. Anggotanya berasal dari kalangan dengan pengalaman tingkat tinggi di pemerintahan, organisasi internasional, dan bisnis global.

Dengan bergabungnya Jokowi, Indonesia kini memiliki representasi penting dalam percakapan ekonomi dunia yang dibentuk oleh para pemimpin global lintas sektor. (*/Rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses