spot_img
spot_img

Ahmad Sahroni Diduga Kabur ke Singapura Usai Dicopot dari Jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR

JAKARTA, ALINIANEWS.COM – Politikus Partai NasDem, Ahmad Sahroni, kembali menjadi sorotan publik. Usai dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sahroni diduga kabur ke Singapura.

Pencopotan itu tertuang dalam surat Fraksi Partai NasDem Nomor 758 yang dikeluarkan pada Jumat (29/8), terkait pergantian anggota Komisi I dan III DPR. Dalam surat tersebut, Sahroni dipindahkan sebagai anggota Komisi I, sementara kursi Wakil Ketua Komisi III kini ditempati Rusdi Masse Mappasessu.

Sekjen Partai NasDem, Hermawi Taslim, menepis kabar bahwa langkah tersebut merupakan bentuk pencopotan. Menurutnya, yang terjadi hanyalah rotasi rutin.
“Hanya rotasi rutin, tidak ada pencopotan. Hanya penyegaran,” ujar Hermawi.

Iklan

Namun, publik mengaitkan mutasi Sahroni dengan pernyataan kontroversialnya yang menyebut masyarakat pendukung pembubaran DPR sebagai “tolol”. Pernyataan itu sempat memicu gelombang protes di berbagai daerah.
“Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertol** sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR itu adalah orang tol** sedunia,” ucap Sahroni.

Pernyataan tersebut menuai kritik keras karena dianggap merendahkan rakyat. Sahroni buru-buru memberikan klarifikasi. Ia menegaskan ucapannya tidak ditujukan kepada masyarakat, melainkan kepada pola pikir yang menilai DPR bisa dengan mudah dibubarkan.
“Tapi untuk spesifik yang gue sampaikan bahwa bahasa tolol itu bukan pada obyek, yang misalnya ‘itu masyarakat yang mengatakan bubar DPR adalah tolol’. Nggak ada itu bahasa gue,” kilahnya.

BACA JUGA  Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Resmi Bebas Usai Dapat Rehabilitasi Presiden Prabowo

Diduga Kabur ke Singapura

Setelah pencopotan jabatannya, beredar foto Ahmad Sahroni di bandara. Ia terlihat mengenakan jaket cokelat dan topi hitam, duduk santai sambil memainkan ponselnya. Dalam unggahan di media sosial, foto itu diberi keterangan: “Sahroni kabur ni ke SG.”

Akun X @akun_buat_marah juga menuliskan, “Sahroni kabur nih ke SG (Singapura).” Sementara akun lain, @senjatanuklir, mengunggah tangkapan layar percakapan yang menyebut, “Sahroni udah gak di Indo dari 2 hari lalu.”

Influencer Ferry Irwandi, founder Malaka Project, turut menambah panas isu tersebut. Ia mengunggah potret Sahroni di ruang tunggu bandara. Ferry menyebut Sahroni lari dari tanggung jawab.
“Kalau ini benar, maka orang ini sama pengecut dan rendahnya dengan katak bhizzer. Mau kabur sejauh apapun, warga sipil akan selalu ada di manapun. Hadapi kausalitas yang anda sudah lahirkan, bukan kabur,” tulis Ferry di Instagram.

Sorotan Harta Mewah

Di tengah kabar dugaan kaburnya Sahroni, publik kembali menyoroti isi garasi miliknya yang tercatat dalam LHKPN. Sahroni diketahui memiliki 23 mobil dan 5 motor dengan total nilai mencapai Rp38 miliar.

Beberapa di antaranya adalah Ferrari 366 tahun 2012 senilai Rp2,5 miliar, Porsche 9E3 RS tahun 2016 seharga Rp6,6 miliar, hingga Porsche 911 Sport Classic tahun 2016 yang nilainya mencapai Rp14 miliar. Ia juga tercatat memiliki Tesla Cyber Truck tahun 2024 seharga Rp4 miliar, serta deretan mobil klasik Mercedes-Benz, Mustang, hingga Volkswagen Beetle.

BACA JUGA  Prabowo Sambut Ratu Maxima di Istana Merdeka, Bahas Kerja Sama Kesehatan Finansial

Publik Geram

Kabar dugaan pelarian Sahroni muncul di tengah memanasnya aksi unjuk rasa di Jakarta dan sejumlah daerah. Dua demonstrasi besar pada 25 dan 28 Agustus 2025 di depan Kompleks Parlemen Senayan berujung ricuh. Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, bahkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob.

Publik menilai ucapan Ahmad Sahroni tentang masyarakat sebagai “tolol sedunia” menjadi salah satu pemicu gelombang demonstrasi. Kini, dugaan kaburnya ia ke luar negeri justru semakin memperburuk citranya sebagai wakil rakyat.

Hingga berita ini diturunkan, Ahmad Sahroni belum memberikan klarifikasi resmi terkait keberadaannya di Singapura.

(*/rel)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses