DHARMASRAYA, ALINIANEWS.COM, — Dunia pendidikan terus bergerak cepat, menuntut para pemimpin sekolah untuk tidak hanya cakap mengelola manajemen, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi global. Menjawab tantangan itu, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sumatera Barat (Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya) menggagas sebuah terobosan: Bootcamp Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah yang digelar di Alinia Park & Resort Dharmasraya pada 26–27 Agustus 2025.

Sebanyak 54 Kepala SMA, SMK, dan SLB hadir mengikuti kegiatan ini. Selama dua hari penuh, mereka diajak memasuki suasana belajar yang berbeda: bukan di ruang kelas formal, melainkan dalam nuansa bootcamp edukatif yang dipadukan dengan kegiatan inspiratif seperti English Fun, English Camp, Outbound Leadership, Api Unggun, hingga sesi testimoni reflektif.

Bahasa Inggris Praktis untuk Pemimpin Sekolah
Tujuan utama bootcamp ini adalah membekali kepala sekolah dengan Bahasa Inggris praktis yang bisa langsung digunakan dalam tugas sehari-hari: memimpin rapat, berdiskusi dengan guru, hingga berkomunikasi dengan mitra dan pimpinan.
Selain itu, peserta juga melakukan studi tiru terhadap program unggulan Kampung Inggris Alinia Dharmasraya, sebuah model pembelajaran yang dirancang untuk membuat penguasaan Bahasa Inggris menjadi lebih mudah, menyenangkan, dan aplikatif.
Suara dari Pemimpin Pendidikan
Dalam sambutannya, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah V Sumbar, Drs. H. Rahmad, MM menyampaikan:
“Kami ingin kepala sekolah tidak hanya kuat di aspek manajerial, tetapi juga siap menghadapi tantangan global. Bahasa Inggris menjadi keterampilan kunci, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, melainkan juga untuk memotivasi guru dan siswa. Melalui bootcamp ini, para kepala sekolah belajar dengan cara yang berbeda penuh keakraban, menyenangkan, dan jauh dari suasana kaku.”
Mewakili peserta, Drs. Yardi Salfi mengungkapkan kesan mendalam:
“Kegiatan ini luar biasa. Bukan hanya menambah pengetahuan dan keterampilan kami, tetapi juga akan berdampak positif bagi sekolah yang kami pimpin. Kami berharap program seperti ini bisa berlanjut secara rutin untuk seluruh kepala sekolah di Sumatera Barat. Apalagi, tempat ini sangat mendukung suasana belajar sekaligus refreshing.”
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Kampung Inggris Alinia, Drs. H. Marlis, MM menambahkan:
“Kehadiran Kampung Inggris Alinia di Dharmasraya adalah bentuk komitmen kami untuk berkontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Barat. Visi kami sederhana: menyiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing global.”
Pendidikan yang Menginspirasi
Bootcamp ini menjadi bukti bahwa peningkatan kompetensi tidak harus selalu dilakukan dengan cara konvensional. Dengan menggabungkan suasana rekreatif, metode pembelajaran kreatif, dan semangat kebersamaan, para kepala sekolah pulang membawa bekal baru: kemampuan berbahasa Inggris, pengalaman belajar yang menyenangkan, serta inspirasi untuk membawa perubahan di sekolah masing-masing. (*/Marlis)




