JAKARTA, ALINIANEWS.COM — Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia. Serangan stroke yang datang secara mendadak kerap terjadi tanpa tanda awal yang jelas, misalnya saat seseorang sedang berada di kamar mandi, ruang tidur, atau ruang tamu. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan sebelum korban dibawa ke rumah sakit
Berikut adalah langkah-langkah penting yang perlu dilakukan saat menghadapi seseorang yang diduga mengalami stroke mendadak:
1. Tetap Tenang dan Jangan Panik

Jangan langsung memindahkan korban dari lokasi kejadian, sebab pergerakan yang tidak tepat justru dapat memperparah pecahnya pembuluh darah di otak.
2. Keluarkan Darah dari Ujung Jari
Gunakan jarum yang telah disterilkan (dibakar) dan tusukkan pada ujung setiap jari tangan korban. Tekan hingga keluar sekitar 1–2 tetes darah dari setiap jari. Jika darah tidak langsung keluar, pijat lembut jari tersebut hingga darah menetes. Proses ini diyakini dapat membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah otak.
3. Jika Mulut Korban Miring
Tarik kedua daun telinga korban hingga memerah, kemudian tusukkan bagian bawah daun telinga dengan jarum steril hingga darah keluar. Langkah ini dapat membantu memulihkan syaraf wajah yang terkena serangan stroke.
4. Tunggu hingga Korban Sadar
Setelah beberapa menit, korban biasanya mulai sadar kembali dan kondisinya stabil. Barulah korban dapat dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat dengan hati-hati.
> PERINGATAN:
Jangan terburu-buru membawa korban ke rumah sakit saat masih tidak sadar atau kondisi belum stabil, karena guncangan di perjalanan bisa mempercepat pecahnya pembuluh darah dan memperburuk keadaan korban.
Pentingnya Edukasi Masyarakat
Langkah sederhana ini bisa dilakukan siapa saja dan telah dibagikan secara luas sebagai bentuk kepedulian sosial. Meski demikian, langkah ini bukan pengganti penanganan medis profesional. Segera konsultasikan ke tenaga kesehatan setelah kondisi korban stabil.
Mari Sebarkan Informasi Ini!
Berbagi informasi ini kepada keluarga, teman, dan komunitas sekitar bisa menyelamatkan banyak nyawa. Semakin banyak yang tahu, semakin tinggi peluang menyelamatkan penderita stroke secara cepat dan tepat. (*/marlis)




