spot_img
spot_img

Laporan Keuangan Dharmasraya Tahun 2024 Meraih WTPh

DHARMASRAYA, ALINIANEWS.COM — Hasil audit laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, tahun 2024 yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumatera Barat, Kabupaten Dharmasraya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan penekanan suatu hal.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengatakan hal itu dalam tanggapan tertulis yang disampaikan Wakil Bupati Dharmasraya, Lely Arni, Rabu (19/2025) pada Rapat Paripurna Pertanggungjawaban Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024. “WTP denga suatu penekanan suatu hal, artinya meskipun dianggap wajar, BPK menemukan kondisi defisit di atas batas toleransi yang diperbolehkan diakibatkan oleh pengelolaan anggaran yang tidak tertib,” jelas Annisa.

Berdasarkan LHP BPK, kondisi defisit APBD Dharmasraya tahun 2024 yakni sebesar Rp45 miliar diakibatkan besarnya belanja tidak mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan. Pengalokasian belanja yang ada pada APBD Tahun Anggaran 2024 lebih tinggi dari proyeksi pendapatan. Sedangkan proyeksi pendapatan yang seharusnya seimbang dengan besarnya belanja justru tidak realisits atau tidak mencerminkan keadaan sesungguhnya.

Iklan

“Meskipun catatan BPK ini untuk APBD 2024, namun kita perlu merubah perilaku tidak tertib anggaran ini. Ketika kami dilantik, posisi defisit sudah diangka 90 miliar. Oleh karena itu, kita harus benar benar bisa tertib anggaran. Belanja harus benar benar terukur untuk Pembangunan Prioritas. Usulan anggaran yang diterima harus seimbang dengan pendapatan yang akan masuk. Jangan semua diakomodir kemudian tidak ada sumber dana yang realistis.” kata Wakil Bupati Dharmasraya Lely Arni, saat membacakan laporan Bupati di DPRD.

BACA JUGA  Bersama Menjaga Kehidupan: HMD GEMAS Sumbar Kerahkan SPPG untuk Menolong Warga Korban Bencana

Jika tidak diperbaiki tertib anggaran ini, demikian ditegaskan Bupati, maka tahun ini Dharmasraya berpotensi tidak hanya kehilangan penghargaan WTP saja, tapi bisa mengalami defisit anggaran yang lebih besar lagi.

Jika DPRD dan Pemda tidak memperbaiki tata kelola keuangan yang lebih baik, program program di depan mata terancam tidak bisa terlaksana bahkan gaji ribuan ASN bisa menjadi korban. Jangan sampai seperti tahun lalu yang berdampak buruk untuk keuangan tahun ini.

IMG 20250621 WA0025

Jembatan yang melintasi Sungai Batanghari,salah satu ikon Kabupaten Dharmasraya.

Selain mengharapkan sinergi yang lebih baik, Bupati Annisa juga mengajak dalam rangka transparansi, rapat-rapat pembahasan anggaran disiarkan langsung kepada masyarakat, agar semua pihak bisa melakukan pengawasan terhadap efektifitas belanja digunakan untuk prioritas Pembangunan daerah.(DON/NAL)

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses