ALINIANEWS.COM, JAKARTA – Kalah dalam Pilkada Gubernur DKI Jakarta, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami (RK) alami nasib menyedihkan. Karena diduga korupsi mark up iklan PT Bank Pembanguan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, rumah Ridwan di Kota Bandung digeledah, Senin (10/3/2025) kemarin. Penggeledahan untuk mencari bukti terkait kasus tersebut yang kini tengah disidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Betul hari ini ada giat geledah penyidik perkara BJB. Namun, untuk rilis resminya termasuk lokasi baru akan disampaikan saat kegiatan sudah selesai semua,” ujar Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto, Selasa (11/3/2025).
Ridwan Kamil mengaku menghormati upaya penggeledahan yang dilakukan KPK. Ia menyebut lembaga antirasuah telah memperlihatkan surat resmi ketika melakukan penggeledahan. “Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait BJB,” kata RK lewat pernyataan resmi, seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (11/3/2025).

Akan tetapi, RK enggan menjelaskan rinci terkait ihwal dugaan kasus korupsi ini yang menyebabkan KPK turut menggeledah kediamannya.”Hal-hal terkait lainnya kami tidak bisa mendahului tim KPK dalam memberikan keterangan,” jelas RK.
Lembaga antirasuah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) kasus Bank BJB ini pada 27 Februari 2025. “Nanti dari hasil koordinasi itu baru diputuskan sebuah langkah atau tindak lanjut yang akan dilakukan seperti apa,” ucap Setyo. “Sudah ada tersangka yang ditetapkan namun belum disampaikan KPK ke publik. Hal itu menjadi kewenangan penuh penyidik.”
Saham BJBR Anjok
Saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) anjlok 15 poin (1,95%) ke Rp755 per saham per pukul 9:26 WIB pasca rumah Mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil yang berada di Jalan Gunung Kencana nomor 5, RT06/RW06 Kelurahan Ciumbuleuit, Cidadap, Kota Bandung digeledah KPK.
Nilai transaksi saham BJBR terjadi sejumlah Rp1,14 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 15,17 ribu lot, dengan harga rata-rata saham di angka Rp754. Pada pembukaan perdagangan Selasa (11/3/2025), saham BJBR dibuka melemah ke level Rp750, dengan harga tertinggi di Rp760, dan harga terendah di Rp745.(cnbc/nal)




