ALINIANEWS.COM (Dharmasraya) – Alinia Manasik Centre, salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang berbasis di Jalan Lawai, Nagari Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, baru saja menerima Surat Keputusan (SK) Nomor 1397 Tahun 2024 dari Menteri Agama Republik Indonesia.
Penyerahan SK tersebut dilakukan pada Selasa, 18 Februari 2025, oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat yang mewakili Menteri Agama.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyerahan SK secara serentak kepada 24 KBIHU di Sumatera Barat, menjadikan jumlah KBIHU di provinsi ini kini berjumlah 59 kelompok.

Dengan diterimanya SK ini, Alinia Manasik Centre resmi menjadi bagian dari KBIHU yang memiliki izin untuk melakukan bimbingan ibadah haji dan umrah secara mandiri kepada calon jamaah.
Hj. Harmita, Pimpinan dari KBIHU Alinia, menyampaikan komitmennya atas diterimanya SK tersebut.
“Sebagai KBIHU yang sudah terdaftar, Alinia akan memberikan pelayanan terbaik untuk memfasilitasi keberangkatan jamaah haji dan umrah ke tanah suci dengan penuh tanggung jawab.Tentu kami akan melayani calon jamaah dengan senang hati, serta memberikan fasilitas terbaik pastinya,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa KBIHU Alinia berkomitmen untuk memastikan setiap calon jamaah mendapatkan bimbingan yang maksimal, guna mempersiapkan mereka dengan baik sebelum menjalankan ibadah di tanah suci.
KBIHU Alinia Manasik Centre terletak di lokasi wisata Alinia Park and Resort, objek wisata terlengkap dan terunik yang berlokasi di Kabupaten Dharmasraya.
Sebagai tambahan fasilitas, Alinia Manasik Centre juga bekerja sama dengan Sianok Holiday dalam memberikan pelayanan travel Haji dan Umroh bagi para calon jamaah, bukan hanya yang berada di Kabupaten Dharmasraya, namun juga di daerah sekitar seperti: Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Muaro Bungo, dan lainnya.

“KBIHU Alinia juga memiliki fasilitas yang sangat lengkap untuk mendukung proses bimbingan, termasuk ruang pertemuan yang representatif serta area manasik haji yang dilengkapi dengan miniatur Ka’bah, safa dan marwa untuk sai, serta replika jumrah dan Jabal Rahmah. Dengan fasilitas yang memadai, calon jamaah dapat merasakan simulasi ibadah haji dan umrah, sehingga mereka dapat lebih memahami dan mempersiapkan diri dengan baik sebelum berangkat,” jelas Harmita.

Dibimbing oleh Ustad Miyarso, KBIHU Alinia siap memberikan layanan bimbingan yang berkualitas dan profesional.
Dengan fasilitas dan pengalaman yang ada, Alinia Manasik Centre tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang mendalam bagi para calon jamaah.
“Dengan diterimanya SK ini, KBIHU Alinia kini siap beroperasi secara resmi dan melayani masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji dan umrah. Ke depan, Alinia berharap dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam mencetak jamaah yang tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga spiritual untuk menjalankan ibadah di tanah suci,” tutup Harmita. (at)




