ALINIANEWS.COM (Bagansiapiapi) – Dinas Pengendalian Penduduk,Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Rokan Hilir melakukan diskusi “Peran Anak Sebagai Pewaris Nilai Budaya”.
“Ini bagian dari upaya Pemerintah Daerah Rokan Hilir untuk mengakomodir kebutuhan anak sekaligus mengaktivasi peran anak untuk memajukan kebudayaan daerah” jelas kepala DP2KBP3A dalam sambutannya.
Arbi Tanjung (penulis-peneliti/pegiat budaya) asal Bonjol,Pasaman hadir sebagai pemateri di hadapan peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota forum anak se-Kabupaten Rokan Hilir.


Kegiatan digelar atas kerjasama DP2KBP3A dan Jaringan Teater Riau (JTR) koorda Rokan Hilir. Acara berlangsung di ruang pertemuan gedung wanita dinas DP2KBP3A.
“Anak adalah pewaris nilai-nilai luhur yang meski mendapatkannya dari generasi diatasnya” sebut Arbi dalam diskusi.
“Sudah tepat bersiasat menyelesaikan satu masalah di kalangan anak-anak melalui budaya dan tradisi yang telah diwariskan leluhur kita,” sambung Arbi.
“Budaya adalah jalan untuk menyelesaikan masalah” ujar Khudri Anwar, koorda JTR Rokan Hilir.
“Kewajiban kita sebagai orang tua mengaktivasi kesadaran anak-anak memilih budaya sebagai jalan keluar atas beragam persoalan” pernyataan Rezi Anka Tasin, pengelola pustaka Sudarno Mahyudin sekaligus sekretaris JTR Koorda Rohil. (*)
Kontributor: Arbi Tanjung



