Padang-Transformasi digital di sektor pendidikan terus menjadi kebutuhan mendesak untuk menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di era teknologi. Kota Padang pun mulai memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis digital melalui berbagai kolaborasi strategis antara pemerintah dan dunia usaha.
Salah satunya diwujudkan melalui Liga Sang Juara Tingkat SMP se-Kota Padang 2026, kompetisi cerdas cermat berbasis digital hasil kolaborasi antara Telkomsel dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. Kompetisi tersebut resmi ditutup Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kamis (18/6/2026).
Program ini menjadi salah satu upaya konkret untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus membangun budaya kompetitif yang sehat di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kompetisi yang dinilai sejalan dengan Program Padang Balomba, sebagai aktivasi dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara milik Pemerintah Kota Padang.
Menurut Maigus, kompetisi semacam ini penting untuk membangun iklim pendidikan yang mendorong prestasi sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Liga Sang Juara ini sejalan dengan semangat Progul Padang Juara. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin, minimal satu kali dalam setahun, sebagai wadah memperkuat kualitas pendidikan di Kota Padang,” ujarnya.
Lebih jauh, Maigus menegaskan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan moral generasi muda.
Ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Padang bersama Wali Kota Fadly Amran berkomitmen melahirkan generasi yang unggul secara intelektual sekaligus kuat secara karakter melalui program Padang Juara dan Smart Surau.
“Saya bersama Wali Kota menginginkan generasi Kota Padang yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager Mobile Consumer Business Region Sumbagteng Telkomsel, Dedfriady Masta, menjelaskan bahwa Liga Sang Juara merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital secara positif.
Menurutnya, digitalisasi pendidikan harus dimaknai sebagai sarana untuk memperluas akses belajar sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.
Kompetisi ini juga mendapat sambutan luar biasa dari sekolah-sekolah di Padang. Manager Mobile Consumer Branch Padang Telkomsel, Muhammad Farhan, mengungkapkan antusiasme peserta jauh melampaui ekspektasi.
Sebanyak 15.000 siswa dari 62 SMP negeri dan swasta berpartisipasi dalam rangkaian kompetisi tersebut.
Tahapan kompetisi dimulai dari roadshow dan babak kualifikasi di masing-masing sekolah untuk menyaring lima siswa terbaik dari setiap sekolah. Para peserta terbaik kemudian melaju ke grand final yang diikuti lebih dari 300 siswa.
Pada babak final, seluruh peserta mengikuti cerdas cermat digital menggunakan smartphone masing-masing dengan soal yang disusun berdasarkan kurikulum sekolah.
Salah satu keunggulan sistem ini adalah mekanisme penilaian real-time, sehingga skor dan peringkat peserta dapat langsung diketahui sesaat setelah pengerjaan soal selesai.
Model kompetisi digital seperti ini dinilai efektif mendorong siswa lebih adaptif terhadap penggunaan teknologi secara produktif, bukan sekadar konsumtif.
Dari persaingan yang berlangsung ketat, terpilih 10 peserta terbaik yang berhasil meraih piala, sertifikat, serta hadiah uang tunai.
Liga Sang Juara membuktikan bahwa transformasi digital di sektor pendidikan bukan hanya soal perangkat teknologi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi digunakan untuk membangun budaya belajar yang lebih interaktif, kompetitif, dan inovatif.
Bagi Kota Padang, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi modal penting dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus memperkuat visi Padang sebagai kota yang melahirkan SDM unggul dan berdaya saing global. (sal)




