spot_img
spot_img

Program MBG, Mesin Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Sumbar

Program MBG, Mesin Penggerak Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Sumbar

Oleh : Drs.H.Marlis,MM,C.Med ( Ketua DPW HMD Gemas Sumbar )

Padang, 31 Januari 2026  — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu program strategis nasional yang memberikan dampak nyata hingga ke pelosok daerah. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan “Pengarahan & Evaluasi Program MBG di Provinsi Sumatera Barat” yang digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026, di Hotel Mercure Padang.

Iklan

Dalam arahannya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen. Pol. Sony Sonjaya, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, para Mitra/Yayasan, serta Kepala SPPG se–Sumatera Barat atas komitmen dan kerja keras dalam menyukseskan pelaksanaan Program MBG. Ia menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi, tetapi juga instrumen pembangunan sosial dan ekonomi yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

“Program MBG ini hadir bukan hanya untuk memastikan anak-anak dan kelompok sasaran mendapatkan asupan gizi yang layak, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan pangan lokal,” tegas Sony Sonjaya di hadapan para peserta.

Data faktual yang dipaparkan Waka BGN tersebut menunjukkan betapa besarnya kontribusi Program MBG bagi Sumatera Barat saat ini. Hingga hari ini, tercatat sebanyak 326 unit SPPG telah beroperasi, melayani 926.533 penerima manfaat di berbagai kabupaten dan kota. Program ini juga melibatkan 15.322 relawan, dengan nilai honor mencapai sekitar Rp1,5 miliar per hari, serta belanja bahan pokok yang menyentuh angka Rp9,2 miliar per hari—sebuah perputaran ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat akar rumput.

BACA JUGA  Anggaran Pendidikan Naik, Program Makan Bergizi Gratis Tidak Menggerus Dana Pendidikan

Lebih jauh, Sony Sonjaya memaparkan target optimal Program MBG di Sumatera Barat. Ke depan, jumlah SPPG ditargetkan mencapai 660 unit, dengan keterlibatan 31.020 relawan dan jumlah penerima manfaat meningkat menjadi 1.626.753 orang. Pada skala tersebut, nilai honor relawan diproyeksikan mencapai Rp893 miliar per tahun, sementara belanja bahan pokok menembus Rp4,6 triliun per tahun. Secara keseluruhan, total anggaran Program MBG untuk Sumatera Barat diperkirakan mencapai Rp6,7 triliun per tahun.

Angka-angka ini bukan sekadar statistik. Di baliknya, terdapat ribuan dapur yang hidup, petani dan pelaku UMKM yang terserap dalam rantai pasok, relawan yang memperoleh penghasilan, serta ratusan ribu anak dan masyarakat yang mendapatkan akses makanan bergizi setiap hari.

Dalam kesempatan tersebut, Waka BGN juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor—antara Pemda, Mitra/Yayasan, pengelola SPPG, dan masyarakat—agar implementasi MBG berjalan semakin profesional, transparan, dan berkelanjutan. Evaluasi rutin, penguatan tata kelola, serta komitmen menjaga kualitas layanan menjadi kunci agar manfaat program ini terus meningkat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPW Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD GEMAS) Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Marlis, MM, yang juga merupakan Mitra/Yayasan pengelola 7 unit SPPG di Sumbar. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional, khususnya kepada Waka BGN Irjen. Pol. Sony Sonjaya, S.I.K., atas arahan, pendampingan, serta komitmen kuat BGN dalam memastikan Program MBG berjalan optimal di daerah.

BACA JUGA  Sejumlah Mitra Soroti Tata Kelola Yayasan Dapur MBG, Transparansi Jadi Tuntutan

“Sebagai mitra pelaksana di lapangan, kami benar-benar merasakan dampak besar Program MBG ini, bukan hanya bagi penerima manfaat, tetapi juga bagi ekonomi masyarakat sekitar. Terima kasih kepada BGN atas kepercayaan, bimbingan, dan sinergi yang terus dibangun bersama Pemda dan para mitra. Insyaallah kami di Sumatera Barat siap terus mendukung dan menyukseskan Program MBG demi terwujudnya generasi emas Indonesia,” ujar Marlis.

Dengan capaian dan proyeksi tersebut, masyarakat Sumatera Barat kini dapat merasakan secara nyata bahwa Program MBG bukan hanya program sosial semata, melainkan sebuah engine of growth yang menghadirkan manfaat berlapis: memperkuat gizi generasi penerus, membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, serta menumbuhkan harapan baru hingga ke pelosok nagari.

Program MBG telah membuktikan dirinya sebagai investasi besar bagi masa depan Sumatera Barat—sebuah ikhtiar kolektif menuju rakyat yang lebih sehat, ekonomi yang lebih kuat, dan daerah yang semakin berdaya. (*/Marlis – Ketua DPW HMD Gemas Sumbar )

 

spot_img

Latest news

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses